Pencarian

DLH Bangka Gandeng Swasta Sediakan Mesin Pencacah Plastik, Target Kurangi Volume Sampah di TPA Sungailiat

Selasa, 09 Juni 2026 • 19:53:31 WIB
DLH Bangka Gandeng Swasta Sediakan Mesin Pencacah Plastik, Target Kurangi Volume Sampah di TPA Sungailiat
DLH Bangka bekerja sama dengan swasta menghadirkan mesin pencacah plastik untuk mengurangi sampah di TPA Sungailiat.

SUNGAILIAT — DLH Kabupaten Bangka resmi menggandeng pihak swasta untuk menghadirkan mesin pencacah sampah plastik. Langkah ini diambil untuk menekan volume sampah yang menggunung di TPA sekaligus mendorong ekonomi sirkular di tingkat masyarakat.

Kepala DLH Kabupaten Bangka Boy Yandra mengatakan, plastik merupakan sampah nonorganik yang sulit terurai. Namun, jika dikelola dengan benar, plastik justru bisa memiliki nilai tambah ekonomi.

Mesin Ditempatkan di Lokasi Strategis

"Mesin pencacah plastik akan ditempatkan di suatu daerah yang mudah diakses masyarakat untuk mengirimkan plastik ke tempat itu," ujar Boy Yandra di Sungailiat, Selasa.

Lokasi pastinya masih dalam pembahasan bersama pihak swasta. Namun, prinsipnya mesin harus berada di titik yang tidak menyulitkan warga untuk menjangkau.

Sebelum Mesin Beroperasi, Warga Bisa ke Bank Sampah

Boy Yandra menjelaskan, sebelum mesin pencacah tersedia, masyarakat tetap bisa menjual botol plastik bekas minuman ke bank sampah yang dikelola warga atau langsung ke bank sampah di kantor DLH Bangka.

Keberadaan mesin ini diyakini akan mendorong kebiasaan baru. Warga mulai memilah sampah organik dan nonorganik sebelum membuangnya ke tempat pembuangan sampah.

Peran Swasta dan Masyarakat Kunci Penanganan Sampah

Menurut Boy Yandra yang juga menjabat Ketua Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Provinsi Bangka Belitung, peran swasta dan masyarakat sangat besar dalam membantu pemerintah daerah menangani persoalan sampah.

"Pengelolaan sampah yang komprehensif mencakup aspek ekologi, kesehatan, dan ekonomi," kata Boy Yandra.

Sampah Plastik Ancam Lingkungan Sungailiat

Boy Yandra mengingatkan, sampah yang tidak terkelola—terutama sampah plastik—menjadi ancaman serius bagi lingkungan. Ia meminta masyarakat disiplin membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di pinggir jalan utama Kota Sungailiat.

Dengan adanya mesin pencacah plastik, DLH Bangka berharap volume sampah di TPA bisa berkurang signifikan. Hasil cacahan plastik pun bisa didaur ulang menjadi produk bernilai ekonomis.

Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks