Pencarian

DLH Bangka Ingatkan Warga di Bantaran Saluran Air Bersihkan Sampah, Volume di TPA Turun 2 Ton Per Hari

Sabtu, 23 Mei 2026 • 23:30:41 WIB
DLH Bangka Ingatkan Warga di Bantaran Saluran Air Bersihkan Sampah, Volume di TPA Turun 2 Ton Per Hari
DLH Bangka mengimbau warga di bantaran saluran air untuk membersihkan sampah guna mencegah banjir.

SUNGAILIAT — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka mencatat volume sampah yang dikirim ke tempat pembuangan akhir (TPA) berhasil ditekan sebesar 2 ton per hari, dari 60 ton menjadi 58 ton. Meski begitu, Kepala DLH Bangka Boy Yandra meminta warga yang bermukim di dekat saluran air untuk memastikan tidak ada tumpukan sampah yang menghambat aliran, mengingat curah hujan yang kerap turun dalam beberapa hari terakhir.

Ancaman Banjir dan Penyakit Mengintai Jika Saluran Tersumbat

"Saya ingatkan masyarakat yang berada dekat dengan saluran air, supaya memastikan tidak ada tumpukan sampah yang menyumbat air mengalir," kata Boy Yandra di Sungailiat, Sabtu.

Menurutnya, sampah yang menumpuk di aliran sungai atau drainase bukan hanya memicu banjir saat hujan deras. Kondisi itu juga mengancam penyebaran berbagai jenis penyakit dan menciptakan lingkungan yang tidak nyaman bagi warga sekitar.

Edukasi Warga Kota Sungailiat Masih Diperlukan

Boy mengakui, meskipun tumpukan sampah di sejumlah titik wilayah Kota Sungailiat sudah mulai bersih, masih ada warga yang perlu mendapat edukasi lebih lanjut soal kebiasaan membuang sampah pada tempatnya.

Ia mengingatkan agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Warga diminta memanfaatkan tempat pembuangan sementara (TPS) yang sudah disediakan oleh pemerintah daerah.

"Masyarakat yang tidak berkenan membuang sampah ke TPS, dapat menghubungi pihak kelurahan untuk mengangkut sampah oleh petugas kebersihan dari kelurahan," ujarnya.

Fakta Singkat: Volume Sampah di Kabupaten Bangka

  • Volume sampah harian di Kota Sungailiat berhasil ditekan dari 60 ton per hari menjadi 58 ton per hari.
  • Sampah yang menumpuk di saluran air berpotensi menyebabkan banjir dan penyakit.
  • Warga yang kesulitan membuang sampah ke TPS bisa menghubungi kelurahan untuk diangkut petugas kebersihan.

DLH Bangka menargetkan volume sampah yang dibuang ke TPA terus berkurang seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dari rumah. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mencegah bencana banjir di musim hujan.

Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks