TOBOALI — Delapan pelajar terbaik asal Bangka Selatan (Basel) kini bersaing di ajang seleksi Capaska tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Mereka adalah hasil penjaringan ketat di tingkat kabupaten yang melibatkan berbagai tahapan penilaian.
Seleksi tingkat provinsi ini dijadwalkan berlangsung di Pangkalpinang mulai Senin (11/5/2026). Selama lima hari, para peserta akan menjalani serangkaian tes untuk memperebutkan tiket menuju seleksi nasional di Jakarta tahun 2026.
Delapan Nama Perwakilan Bangka Selatan
Kedelapan calon paskibraka tersebut berasal dari beberapa sekolah menengah di Bangka Selatan. Mereka adalah Raissa Septia Dewi dan Natasha Arnandya dari SMAN 1 Toboali, serta Aisyah Putri dan Asril Nazar dari SMAN 1 Pulau Besar.
Dua peserta lainnya, Dini Safitri berasal dari SMK 1 Tukak Sadai, dan Aldyan Agustino dari SMAN 1 Payung. Sementara itu, Hanif Fadillah dan Ferliandi Juandika merupakan utusan SMA Muhammadiyah Toboali.
Seleksi Utamakan Kualitas Fisik dan Mental
Koordinator Seleksi Paskibraka Basel, Rachmad Yulianto, menegaskan bahwa proses rekrutmen tahun ini difokuskan pada kualitas peserta. Aspek kedisiplinan, integritas, serta kemampuan fisik dan mental menjadi prioritas utama dalam penjaringan.
“Kami berharap penuh kepada delapan siswa ini. Dengan persiapan yang matang, kami optimis delegasi Bangka Selatan mampu bersaing ketat, lulus sebagai Capaska tingkat Provinsi, bahkan menembus tingkat Nasional di Jakarta,” kata Rachmad yang akrab disapa Mas Iyunk.
Ia bersama tim seleksi dari unsur TNI dan Polri telah bekerja keras memastikan hanya kandidat terbaik yang dikirim ke tingkat provinsi.
Sportivitas Selama Karantina Jadi Kunci
Plt. Kepala Badan Kesbangpol Bangka Selatan, Evi Sastra, menekankan pentingnya menjaga sportivitas selama masa karantina seleksi. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan secara terbuka dan kompetitif.
“Kami berharap seleksi yang berjalan lima hari ke depan berlangsung secara terbuka dan sportif. Semoga proses ini menghasilkan Capaska yang tidak hanya kuat secara fisik, tapi juga memiliki kemampuan mumpuni serta karakter yang membanggakan daerah,” ujar Evi.
Para peserta kini tengah menjalani karantina dan pembekalan sebelum memasuki tahap seleksi inti. Hasil seleksi tingkat provinsi akan menentukan siapa yang berhak melaju ke tingkat nasional mewakili Kepulauan Bangka Belitung. (Pra)