Pencarian

Ombudsman Babel Apresiasi Kelancaran Pelayanan Haji 2026 Bagi 1.074 Jemaah

Selasa, 05 Mei 2026 • 14:17:01 WIB
Ombudsman Babel Apresiasi Kelancaran Pelayanan Haji 2026 Bagi 1.074 Jemaah
Ombudsman Babel melakukan pengawasan ketat terhadap pelayanan haji 2026 bagi 1.074 jemaah.

PANGKALPINANG — Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan pengawasan intensif terhadap seluruh tahapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan standar pelayanan publik terpenuhi bagi ribuan jemaah asal daerah tersebut.

Rangkaian pengawasan dimulai sejak koordinasi awal dengan Kantor Wilayah Kementerian Haji Bangka Belitung pada 28 April 2026. Tim Ombudsman kemudian melanjutkan pemantauan langsung pada pelayanan di Asrama Haji pada 30 April, hingga mengawal proses keberangkatan jemaah di Gedung VIP Bandara Depati Amir pada 4 Mei 2026.

Kinerja Kanwil Kemenhaj Babel Jadi Sorotan Positif

Secara umum, Ombudsman menilai pelaksanaan layanan haji tahun ini berjalan relatif lancar. Plt. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kgs. Chris Fither, menyoroti kinerja Kanwil Kemenhaj Bangka Belitung yang dinilai mampu beradaptasi cepat meski merupakan lembaga yang relatif baru.

“Kami mengapresiasi kerja keras seluruh pihak, khususnya Kanwil Kemenhaj Babel, yang sebagai lembaga baru mampu menyelenggarakan pelayanan dalam skala besar dengan cukup baik. Ini menunjukkan komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Fither.

Data menunjukkan terdapat 1.074 jemaah haji asal Bangka Belitung yang diberangkatkan tahun ini. Ombudsman tidak menemukan adanya keluhan atau komplain fatal dari para jemaah selama proses transit maupun pemberangkatan menuju embarkasi.

Bagaimana Respons Panitia Terhadap Jemaah Lansia?

Fokus pengawasan Ombudsman tahun ini juga tertuju pada perlindungan kelompok rentan. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dinilai cukup responsif dalam memberikan pendampingan kepada jemaah lanjut usia (lansia) selama berada di titik keberangkatan.

Petugas di lapangan terlihat memberikan perhatian khusus sejak jemaah memasuki asrama hingga proses naik ke pesawat. Pola pendampingan ini dianggap menjadi faktor kunci minimnya kendala teknis yang dialami jemaah di area bandara.

“Pendampingan terhadap jemaah lansia sudah berjalan dengan baik dan ini patut diapresiasi. Ke depan, pola pendampingan ini perlu terus diperkuat agar seluruh jemaah merasa lebih terbantu dan terlayani,” kata Fither menambahkan.

Evaluasi menyeluruh ini nantinya akan diserahkan kepada pihak terkait sebagai bahan perbaikan pelayanan musim haji mendatang. Ombudsman menegaskan akan terus memantau kualitas layanan publik di sektor keagamaan guna menjamin hak-hak masyarakat terpenuhi secara optimal.

Bagikan
Sumber: babelpos.disway.id

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks