KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Kebocoran video gameplay GTA 6 yang dilakukan kelompok Cyberleek memasuki babak baru yang lebih serius. Setelah sebelumnya menyebarkan cuplikan peta dan adegan, video terbaru yang beredar menunjukkan bukti kuat bahwa para pelaku tidak hanya memiliki akses ke file mentah dari server Rockstar, tetapi juga bisa memainkan game tersebut secara langsung.
Bukti Rekaman Langsung dari Dalam Game
Dilansir dari laporan PC Mag, video berdurasi sekitar dua menit itu memperlihatkan sebuah pesawat yang diklaim berada di dalam dunia GTA 6. Rekaman kemudian beralih ke karakter yang dikendalikan pemain sambil menembakkan senapan.
Momen paling krusial terjadi ketika pola lubang peluru di dinding digunakan untuk membentuk tulisan "LEEK". Aksi ini diiringi suara polisi yang memperingatkan adanya penembakan. Detail semacam ini menjadi alasan utama mengapa Cyberleek diyakini benar-benar memainkan game tersebut, bukan sekadar mengakses materi video dari server internal Rockstar Games.
Rentetan Aksi yang Mengganggu Jadwal Resmi
Sebelumnya, Cyberleek telah menyebarkan berbagai cuplikan yang memperlihatkan karakter Jason bermain basket, mengemudi di jalanan, berurusan dengan aparat, hingga melakukan aksi kriminal. Kebocoran berikutnya bahkan menunjukkan mekanisme pencurian kendaraan dengan opsi "Clone Key" dan penggunaan taser dalam misi penyusupan.
Rentetan aksi ini terjadi hanya beberapa hari sebelum Rockstar dijadwalkan memberikan pengungkapan resmi di Netflix pada 27 Agustus. Aksi pembocoran yang masif ini jelas mengganggu rencana pemasaran yang telah disusun publisher.
Risiko Spoiler dan Dampak ke Komunitas
Jika Cyberleek memang memiliki akses terhadap copy game, maka risiko video gameplay yang mengandung spoiler akan terus muncul di platform online dalam waktu dekat. Bagi pemain yang ingin merasakan pengalaman GTA 6 secara utuh, situasi ini menjadi ujian untuk menghindari konten bocor.
Langkah kelompok ini tidak hanya merugikan Rockstar Games secara finansial dan strategi pemasaran, tetapi juga mengurangi elemen kejutan yang selama ini menjadi daya tarik utama perilisan game sekelas GTA. Komunitas pemain di Indonesia yang menantikan game ini pun harus lebih waspada dalam memilah konten yang mereka konsumsi di media sosial.