Pencarian

268 Titik Panas Terdeteksi di Enam Kabupaten Bangka Belitung, BPBD Imbau Warga Tak Bakar Lahan

Minggu, 23 Agustus 2026 • 15:15:01 WIB
268 Titik Panas Terdeteksi di Enam Kabupaten Bangka Belitung, BPBD Imbau Warga Tak Bakar Lahan
BPBD mengimbau warga tidak membakar lahan menyusul terdeteksinya 268 titik panas di enam kabupaten di Bangka Belitung.

PANGKALPINANG — Hampir seluruh wilayah Kepulauan Bangka Belitung kini dikepung titik panas. Berdasarkan data satelit yang dirujuk dari BMKG Pangkalpinang, sebanyak 268 titik panas terdeteksi dan tersebar di enam kabupaten, dengan tingkat akurasi mencapai level 8 dan 9 yang mengindikasikan kuatnya potensi kebakaran telah terjadi di lokasi tersebut.

Hardiansyah menegaskan, hampir semua wilayah di Bangka Belitung terdampak, kecuali Kota Pangkalpinang. Pihaknya pun telah menginstruksikan BPBD di enam kabupaten untuk segera melakukan pengecekan lapangan.

"Terlepas ada atau tidak, kami tetap mengimbau BPBD di enam kabupaten tersebut untuk melakukan pengecekan lokasi. Jika benar terjadi karhutla, segera lakukan tindakan pemadaman agar api tidak meluas," tegasnya.

Dua Kabupaten Alami Karhutla Hampir Setiap Hari

Intensitas kebakaran tertinggi terpantau di Belitung Timur. Pada Sabtu kemarin saja, tercatat tiga insiden karhutla terjadi, dua di antaranya berlokasi di Belitung Timur dan satu kejadian di Bangka Barat.

Luas lahan yang terbakar dalam tiga insiden tersebut mencapai lebih dari 2 hektare. Kejadian karhutla di wilayah ini disebut hampir terjadi setiap hari seiring puncak kemarau yang melanda.

Mengapa Titik Panas Terus Bermunculan?

Hardiansyah menjelaskan bahwa kondisi cuaca menjadi pemicu utama merebaknya titik api. Kombinasi suhu panas yang ekstrem dan hembusan angin kencang membuat lahan kering mudah terbakar dan api cepat menjalar.

"Panasnya luar biasa, belum lagi angin kencang. Itulah mengapa setiap hari selalu ada titik panas yang diduga karhutla," ujarnya.

Imbauan untuk Warga dan Kesiapsiagaan Kepolisian

BPBD mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca panas dan angin kencang ini. Warga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api, seperti membakar lahan, membakar sampah sembarangan, hingga membuang puntung rokok yang masih menyala.

Kapolda Bangka Belitung Irjen Viktor T. Sihombing menyebut apel kesiapsiagaan digelar mengingat di musim kemarau saat ini kejadian karhutla meningkat. Pihak kepolisian pun menyiagakan personel untuk merespons cepat setiap laporan kebakaran yang masuk dari masyarakat.

Follow belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mediaindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks