PANGKALPINANG — Kontingen Perguruan Pencak Silat (PPS) Satria Muda Indonesia (SMI) Komwil Pangkalpinang menyatakan kesiapan penuh untuk berlaga di Kejuaraan Daerah (Kejurda) SMI Timah Cup 2026. Tim asal ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini datang dengan ambisi besar merebut gelar juara umum dalam kompetisi yang akan dipusatkan di Bangka Barat tersebut.
Kepala Pelatih SMI Komwil Pangkalpinang, Hariyadi, menegaskan bahwa seluruh atlet telah menjalani program latihan khusus guna menjaga performa fisik dan teknik. Fokus utama tim saat ini adalah memastikan dominasi di kelas dewasa, tanpa mengesampingkan potensi atlet di kategori umur lainnya.
SMI Pangkalpinang Targetkan Medali Emas di Kategori Dewasa
Persiapan yang dilakukan tim pelatih tidak main-main. Hariyadi menyebutkan bahwa proses pembinaan telah berjalan secara berkesinambungan sejak jauh-jauh hari agar para pendekar siap menghadapi tekanan di gelanggang pertandingan.
“Alhamdulillah, latihan rutin sudah kami jalani selama tiga bulan terakhir. Persiapan kami fokus terutama bagi atlet usia dewasa, namun kelompok usia dini dan remaja pun sudah kami persiapkan jauh-jauh hari agar tampil maksimal,” kata Hariyadi saat dikonfirmasi di markas SMI Komwil Pangkalpinang, Sabtu malam (9/5/2026).
Hariyadi menambahkan, semangat juang para atlet menjadi modal utama dalam mengejar target medali. Ia meyakini bahwa dengan disiplin latihan yang telah dijalani, para pesilat Pangkalpinang mampu memberikan persaingan sengit bagi daerah lain.
“Insya Allah, kami bertekad merebut medali emas di usia dewasa. Secara keseluruhan, SMI Pangkalpinang siap tempur dan tidak datang sekadar ikut bertanding,” tegasnya.
Kejurda Timah Cup 2026 Jadi Ajang Penjaringan Atlet Nasional
Kejuaraan yang dijadwalkan berlangsung pada 14 hingga 16 Mei 2026 ini bukan sekadar ajang perebutan medali tingkat daerah. PPS SMI Komisariat Daerah Bangka Belitung merancang kompetisi ini sebagai sarana penyaringan atlet berbakat yang akan diproyeksikan ke level nasional.
Selain sebagai wadah prestasi, Kejurda Timah Cup menjadi instrumen penting dalam pembinaan bibit unggul pencak silat di Negeri Serumpun Sebalai. Penyelenggaraan di Bangka Barat diharapkan mampu memicu regenerasi pesilat tangguh dari berbagai wilayah di Kepulauan Bangka Belitung.
Hingga saat ini, tim Pangkalpinang terus mematangkan koordinasi teknis sebelum bertolak ke lokasi pertandingan. Kesiapan mental atlet menjadi perhatian serius staf pelatih guna memastikan target juara umum yang dicanangkan dapat terealisasi sepenuhnya di akhir turnamen.