9 Destinasi Wisata Nganjuk, dari Air Terjun Sedudo hingga Goa Margo Tresno

Penulis: Afrizal Hidayat  •  Minggu, 20 September 2026 | 10:52:01 WIB

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Kabupaten Nganjuk di Jawa Timur menyimpan sembilan destinasi wisata yang tersebar dari lereng Gunung Wilis hingga peninggalan era Majapahit. Air Terjun Sedudo setinggi 105 meter menjadi ikon utama, berjarak sekitar 31 kilometer dari pusat kota dengan tiket masuk mulai Rp 8.000. Kombinasi wisata alam, edukasi, dan sejarah membuat Nganjuk layak masuk rencana liburan akhir pekan.

Kabupaten Nganjuk bukan hanya soal sawah dan kota kecil di jalur Surabaya–Madiun. Wilayah ini menyimpan destinasi wisata yang tersebar dari lereng Gunung Wilis di utara hingga situs peninggalan Kerajaan Majapahit. Karakternya beragam: ada air terjun, bukit berkabut, goa bersejarah, taman kota, hingga wisata edukasi.

Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga dan Kebudayaan (Disporapar) Kabupaten Nganjuk merangkum sembilan destinasi yang bisa jadi acuan perjalanan. Berikut panduan lengkapnya.

1. Air Terjun Sedudo

Air Terjun Sedudo berada di Jalan Sedudo, Kecamatan Sawahan, sekitar 31 kilometer dari pusat Kota Nganjuk. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 105 meter dan berada di ketinggian 1.438 meter di atas permukaan laut.

Dari Alun-alun Nganjuk, wisatawan bisa menuju Kampung Wilis atau Kampung Dalem, lalu mengambil jalur Kediri–Nganjuk menuju Brebek hingga masuk kawasan Jalan Raya Sedudo. Jam kunjungan sekitar pukul 07.00–16.00 WIB.

Tiket masuk anak-anak Rp 8.000–Rp 12.000, dewasa Rp 10.000–Rp 15.000. Parkir motor Rp 2.000 dan mobil Rp 5.000. Tersedia wahana flying fox dengan tarif sekitar Rp 10.000–Rp 15.000.

2. Bukit Watu Lawang

Masih di Kecamatan Sawahan, Bukit Watu Lawang terletak di Desa Ngliman pada ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut. Dari kawasan bukit, wisatawan bisa melihat Gunung Ngliman dan bentang alam sekitarnya.

Nama Watu Lawang merujuk pada batu-batu besar yang tersusun alami. Formasi tersebut jadi spot favorit untuk menikmati pemandangan dan berfoto. Tersedia area camping ground di tanah datar.

Tiket masuk sekitar Rp 6.000, tiket camping Rp 20.000. Buka setiap hari pukul 08.00–16.00 WIB. Jarak dari pusat Kota Nganjuk sekitar 30 kilometer atau satu jam via jalur Sedudo.

3. Air Terjun Roro Kuning

Bergeser ke sisi selatan Nganjuk, Air Terjun Roro Kuning berada di Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, sekitar 27–30 kilometer dari kota. Lokasinya di lereng Gunung Wilis pada ketinggian sekitar 600 meter di atas permukaan laut.

Lingkungan yang masih asri jadi daya tarik utama. Fasilitas pendukung tersedia: area parkir, toilet, dan jalur pejalan kaki. Tiket masuk sekitar Rp 5.000 per orang, buka setiap hari pukul 08.00–16.00 WIB.

4. Goa Margo Tresno

Di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngluyu, terdapat Goa Margo Tresno yang berjarak sekitar 35 kilometer dari pusat kabupaten. Kawasan ini dikelilingi beberapa goa lain: Goa Gondel, Goa Bale, dan Goa Pawon.

Kawasan tersebut memiliki cerita sejarah tersendiri dan disebut pernah digunakan sebagai tempat perlindungan yang dijaga Punggowo Tlimah, pejuang muda yang dikenal karena keberaniannya. Fasilitas di lokasi meliputi kolam renang berair mata air Ubalan, tempat parkir, area bermain, toilet, dan musala.

5. Air Terjun Singokromo

Masih di kawasan Ngliman, Kecamatan Sawahan, Air Terjun Singokromo dikelilingi pepohonan sehingga suasananya alami dan sejuk. Tiket masuk kawasan ini sekitar Rp 5.000. Informasi tarif dan jam buka terkini dapat dikonfirmasi via Disporapar Nganjuk.

6–9. Pilihan Wisata Lainnya

Selain lima destinasi di atas, Nganjuk masih memiliki taman kota, wisata edukasi, pura, dan sejumlah situs peninggalan Majapahit yang tersebar di beberapa kecamatan. Masing-masing menawarkan pengalaman berbeda, mulai dari rekreasi keluarga hingga penelusuran sejarah.

Untuk daftar lengkap dan informasi tarif terkini, wisatawan dapat menghubungi Disporapar Kabupaten Nganjuk atau mengunjungi akun resmi pariwisata daerah.

Tips Berkunjung ke Nganjuk

Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari, terutama untuk destinasi di lereng Gunung Wilis yang berkabut dan mulai ramai menjelang siang. Bawa jaket tipis karena suhu di kawasan Sedudo dan Watu Lawang cukup dingin.

Untuk destinasi alam seperti air terjun, gunakan alas kaki anti-slip. Beberapa lokasi berada di jalan menanjak dan berkelok, jadi pastikan kendaraan dalam kondisi prima. Bawa uang tunai secukupnya karena tidak semua lokasi menyediakan pembayaran digital.

Durasi ideal untuk menjelajah Nganjuk adalah dua hari satu malam. Hari pertama bisa diisi destinasi utara seperti Sedudo, Watu Lawang, dan Singokromo. Hari kedua untuk Roro Kuning, Goa Margo Tresno, dan situs sejarah di sekitar kota.

Reporter: Afrizal Hidayat
Sumber: detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top