Harga Emas Antam Terkoreksi Rp70.000 dalam Sepekan, Analis Prediksi Rentang Pergerakan Pekan Depan

Penulis: Syahrul Karim  •  Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:21:31 WIB
Harga emas Antam tercatat terkoreksi Rp70.000 per gram sepanjang perdagangan 24–29 Agustus 2026.

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Tekanan jual masih membayangi pasar logam mulia domestik. Sepanjang perdagangan 24-29 Agustus 2026, harga emas Antam terkoreksi cukup dalam, dengan pergerakan harian yang cenderung fluktuatif.

Mengutip data resmi laman Logam Mulia, harga emas Antam sempat mencatatkan penguatan di awal pekan. Pada Senin (24/8), harga naik dari Rp2.740.000 menjadi Rp2.750.000 per gram, lalu melanjutkan kenaikan Rp18.000 ke level Rp2.768.000 pada Selasa (25/8). Namun, momentum tersebut tak bertahan hingga akhir pekan.

Support dan Resistance yang Perlu Dicermati Investor

Analis pasar uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memproyeksikan pergerakan emas Antam pada pekan depan akan berada dalam rentang Rp2.688.000 hingga Rp2.810.000 per gram. Koreksi lanjutan masih berpeluang terjadi, dengan target support pertama di level Rp2.688.000 per gram.

"Kita melihat bahwa besok kemungkinan rupiah melemah dan koreksi emas Antam kemungkinan terbatas," kata Ibrahim dalam keterangannya, Minggu (30/8/2026).

Jika tekanan jual berlanjut, support kedua berada di level Rp2.600.000 per gram. Sebaliknya, emas Antam berpeluang berbalik menguat apabila mampu bertahan di sekitar level Rp2.700.000 per gram.

Level Kunci Pergerakan Harga Emas Antam

  • Resistance pertama: Rp2.731.000 per gram
  • Resistance kedua: Rp2.810.000 per gram
  • Support pertama: Rp2.688.000 per gram
  • Support kedua: Rp2.600.000 per gram

Ibrahim menambahkan, penguatan kembali harga emas Antam baru akan terkonfirmasi jika mampu menembus level resistance pertamanya. "Resistance pertama untuk logam mulia (emas Antam) kalau seandainya naik di Rp2.731.000 per gram. Kemudian kalau seandainya menguat lagi bisa mencapai Rp2.810.000 per gram," ujarnya.

Faktor Pelemahan Rupiah dan Dampaknya bagi Pembeli

Pelemahan nilai tukar rupiah menjadi salah satu variabel yang disorot analis dalam menentukan arah pergerakan emas Antam pekan depan. Kondisi ini berpotensi membatasi ruang koreksi lebih dalam, sekaligus mempengaruhi daya beli masyarakat.

Bagi investor yang berencana akumulasi, area support Rp2.688.000 hingga Rp2.700.000 per gram dinilai sebagai zona yang perlu diamati. Sementara itu, pemegang posisi beli dapat menjadikan level resistance Rp2.731.000 sebagai patokan untuk realisasi keuntungan jangka pendek.

Investasi mengandung risiko. Pergerakan harga emas Antam dapat dipengaruhi berbagai faktor eksternal dan internal yang berubah cepat.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: ekbis.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top