Prabowo Tinjau Langsung Korban Gempa NTT, 100 Jiwa Meninggal Dunia

Penulis: Yusrizal Ahmad  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:52:31 WIB
Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur, Rabu (26/8/2026).

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Mensesneg Prasetyo Hadi membenarkan jadwal kunjungan kerja Presiden ke lokasi bencana tersebut. Dalam keterangan resminya, ia menyebut Prabowo ingin memastikan penanganan darurat dan pemenuhan kebutuhan dasar warga berjalan optimal di lapangan.

"Presiden Prabowo Subianto akan melakukan kunjungan kerja ke wilayah terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur pada Rabu, 26 Agustus 2026, untuk melihat dan merasakan langsung kondisi masyarakat serta memastikan penanganan bencana maupun pemenuhan kebutuhan warga di lapangan berjalan dengan baik," kata Prasetyo Hadi.

Korban Jiwa Bertambah Usai Masa Tanggap Darurat

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto melaporkan jumlah korban meninggal dunia bertambah signifikan dari 48 jiwa pada hari-hari pertama pascagempa menjadi 100 jiwa per Senin (24/8). Penambahan ini terjadi karena sejumlah korban luka berat yang dirawat di fasilitas kesehatan tidak berhasil diselamatkan.

"Per hari ini yang meninggal dunia ada 100, ya, kemudian luka-luka 1.603 jiwa, mengungsi 180.327 jiwa," ujar Suharyanto. Ia menambahkan, "Sehingga yang semula di hari pertama [dan] hari kedua ada 48 yang meninggal dunia, angka per hari ini total menjadi 100 yang meninggal dunia."

Bantuan Logistik dan Fasilitas Kesehatan Dikerahkan

Pemerintah telah menyalurkan bantuan logistik sejak 15 hingga 24 Agustus 2026 melalui Sekretariat Presiden. Total bantuan mencapai 204,22 ton sembako, 27,71 ton makanan siap saji, 10,29 ton air mineral, serta obat-obatan, tenda, selimut, matras, peralatan komunikasi, dan dua set rumah sakit lapangan.

Dukungan layanan kesehatan juga diperkuat dengan pengerahan fasilitas medis terapung. KRI Soeharso-990 milik TNI AL telah bersandar di Pelabuhan Reo, Kabupaten Manggarai, untuk difungsikan sebagai rumah sakit lapangan. Sementara Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga berada di Teluk Nangalirang, Kabupaten Manggarai Timur.

"Sementara Rumah Sakit Kapal Ksatria Airlangga telah berada di Teluk Nangalirang, Kabupaten Manggarai Timur, untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat," ucap Prasetyo Hadi.

Fokus Pemulihan Jangka Panjang Pascagempa

Prasetyo menegaskan penanganan dampak gempa tidak berhenti pada masa tanggap darurat. Pemerintah berkomitmen melanjutkan proses pemulihan secara bertahap, mencakup rehabilitasi fasilitas dan layanan terdampak serta rekonstruksi infrastruktur.

"Tidak hanya melalui rehabilitasi fasilitas dan layanan yang terdampak, tetapi juga rekonstruksi untuk membangun kembali infrastruktur dan kehidupan masyarakat secara lebih baik dan berkelanjutan," ujar dia.

Kunjungan Presiden kali ini juga dimaksudkan untuk memastikan koordinasi lintas instansi berjalan solid. Mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga seluruh unsur terkait dalam penanganan dampak gempa di Pulau Flores.

Reporter: Yusrizal Ahmad
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top