JAKARTA — Langkah konkret memperluas pangsa pasar produk lokal Kepulauan Bangka Belitung ke tingkat nasional terus digenjot. PT PLN (Persero) UIW Bangka Belitung melalui Hub UMK Babel memastikan partisipasi aktif dalam pameran Babel Day 2026 yang digelar selama lima hari di Main Atrium Trans Studio Mall Cibubur.
General Manager PLN UIW Bangka Belitung, Ira Savitri, menegaskan inisiatif ini merupakan wujud tanggung jawab korporasi yang tidak hanya berhenti pada penyediaan listrik. Menurutnya, keberadaan perusahaan harus mampu menciptakan efek berganda bagi denyut ekonomi warga.
"Melalui Hub UMK Babel, kami berupaya secara sistematis meningkatkan kapasitas dan daya saing UMK binaan. Partisipasi dalam Babel Day 2026 merupakan langkah konkret untuk menginkubasi pelaku usaha lokal agar siap berekspansi dan bersaing di pasar nasional," ujar Ira.
Manager Hub UMK Babel, Rizkan Famulakhih, menambahkan bahwa orientasi program pembinaan ini melampaui target volume penjualan semata. Pameran ini justru dilihat sebagai momentum krusial bagi pelaku usaha untuk membaca dinamika pasar di luar daerah asal mereka.
"Fokus utama kami adalah memberikan eksposur bagi UMK binaan terhadap dinamika pasar luar daerah. Ekshibisi ini adalah momentum krusial untuk membangun brand awareness, memperluas jejaring bisnis, serta memperoleh umpan balik langsung dari konsumen sebagai dasar peningkatan kualitas produk," papar Rizkan.
Adapun komoditas yang dibawa dalam pameran tersebut mencakup empat kategori utama. Mulai dari lada putih sebagai komoditas rempah khas, aneka keripik dan kerupuk, stik kedelai sebagai olahan pangan, hingga kerajinan tangan bernilai seni tinggi.
Keikutsertaan PLN dalam agenda ini diharapkan mampu membuka mata pelaku usaha lokal bahwa standar pasar nasional bukanlah hal yang mustahil untuk ditembus. Dengan pendampingan berkelanjutan, produk asal Babel diharapkan semakin dikenal dan diminati konsumen dari berbagai daerah di Indonesia.