KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Pemusatan latihan (TC) di Boyolali menjadi titik tolak kebangkitan Bhayangkara FC. Klub yang bermarkas di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, ini tidak ingin mengulang kegagalan musim lalu. Finis di posisi kelima klasemen akhir BRI Super League 2025/2026 dianggap sebagai modal, bukan sekadar pencapaian final.
Di bawah arahan pelatih anyar asal Spanyol, Oscar Bruzon, skuad The Guardians tengah dibangun ulang. Targetnya jelas: menembus puncak klasemen dan merebut gelar juara. Namun, jalan menuju singgasana dipastikan berat. Persib Bandung yang tiga musim beruntun juara, plus Borneo FC, Persebaya Surabaya, dan Persija Jakarta, siap menghadang.
Javier Sanchez Florez mengungkapkan seluruh program yang dirancang staf kepelatihan berjalan sesuai rencana. Fleksibilitas durasi dan variasi materi latihan menjadi kunci utama membangun fondasi fisik tim.
"Kami bekerja sangat baik selama pramusim ini. Para pemain memahami beban kerja dengan baik dan menyesuaikan diri dengan latihan. Kami melatih semua aspek karena memiliki cukup waktu untuk mengerjakan setiap materi," kata Javier Sanchez Florez.
Kelelahan wajar mulai dirasakan para pemain di penghujung pramusim. Tim pelatih pun terus memantau kebugaran individu secara ketat.
"Para pemain menunjukkan respons dan performa yang sangat baik terhadap beban kerja ekstra. Namun, di bagian akhir pramusim ini wajar pemain mulai merasa lelah. Oleh karena itu, kami perlu mempertajam kecepatan dan detail-detail kecil agar siap mencapai target tim," imbuh Javier Sanchez Florez.
Peningkatan fisik hanyalah satu sisi dari persiapan Bhayangkara FC. Oscar Bruzon, yang dikenal dengan pendekatan taktis ala sepak bola Spanyol, disebut tengah meramu skema permainan yang lebih variatif. Kombinasi antara pressing tinggi dan transisi cepat menjadi fokus utama dalam sesi latihan taktik.
Musim lalu, The Guardians tampil digdaya dan ikut memanaskan persaingan papan atas. Kini, dengan materi pemain yang mayoritas sudah mengenal karakter kompetisi, ekspektasi terhadap tim kebanggaan Lampung ini meningkat. Dukungan penuh dari manajemen klub pun menjadi energi tambahan bagi skuad asuhan Oscar Bruzon.
Persaingan BRI Super League 2026/2027 diprediksi berlangsung ketat. Bhayangkara FC menegaskan diri sebagai salah satu penantang serius, bukan sekadar pelengkap kompetisi.