Gubernur Babel Hidayat Arsani Sambut Kedatangan Menko Yusril Ihza Mahendra di Bandara Depati Amir, Bahas Penguatan Hukum dan Keimigrasian

Penulis: Afrizal Hidayat  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 15:00:31 WIB
Gubernur Bangka Belitung Hidayat Arsani menyambut kedatangan Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang.

PANGKALPINANG — Suasana hangat menyambut kedatangan Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra di Bandara Depati Amir. Gubernur Hidayat Arsani, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pimpinan instansi vertikal, langsung memberikan sambutan resmi.

Yusril yang tiba bersama rombongan disambut dengan pengalungan syal dan penutup kepala tradisional khas Bangka Belitung. Simbol penghormatan itu menandai dimulainya agenda kerja tingkat nasional di Bumi Serumpun Sebalai.

Agenda Strategis Kunjungan Menko Yusril

Kunjungan kerja ini mengusung sejumlah agenda prioritas. Pemerintah pusat menyoroti pengawasan keimigrasian di wilayah kepulauan yang memiliki banyak jalur masuk tidak resmi. Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan publik di lembaga pemasyarakatan juga menjadi perhatian utama.

Gubernur Hidayat Arsani menyampaikan apresiasi atas kedatangan Menko Kumham Imipas. Menurutnya, kehadiran pemerintah pusat menjadi dorongan strategis bagi daerah.

"Ini momentum untuk memperkuat kepastian hukum dan pelayanan bagi masyarakat Babel," ujar Gubernur dalam sambutannya di bandara.

Penyambutan Libatkan Forkopimda dan Akademisi

Penyambutan tidak hanya dihadiri pejabat pemerintahan. Pimpinan Universitas Bangka Belitung (UBB) serta para kepala Perangkat Daerah Pemprov Babel turut hadir. Keterlibatan akademisi menandakan bahwa diskusi kebijakan hukum dan HAM akan melibatkan perguruan tinggi selama kunjungan berlangsung.

Rombongan Menko Kumham Imipas dijadwalkan melakukan serangkaian pertemuan dengan pemangku kepentingan di Bangka Belitung. Fokus pembahasan meliputi reformasi hukum, pelayanan imigrasi terpadu, hingga pengelolaan lembaga pemasyarakatan yang lebih humanis.

Penguatan Hukum di Wilayah Kepulauan

Pemerintah pusat menilai Kepulauan Bangka Belitung memiliki tantangan unik dalam penegakan hukum. Sebagai provinsi kepulauan, pengawasan terhadap lalu lintas orang dan barang memerlukan koordinasi lintas sektor. Kunjungan ini diharapkan menghasilkan langkah konkret untuk memperkuat sistem keimigrasian dan pemasyarakatan di daerah.

Hingga berita ini diturunkan, agenda kunjungan Yusril masih berlangsung tertutup. Namun, publik menantikan hasil pembahasan yang menyentuh langsung kebutuhan hukum warga Babel.

Reporter: Afrizal Hidayat
Sumber: ayobangka.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top