Muswil VI LDII Bangka Belitung Fokus Cetak SDM Profesional Religius, Gedung Ponpes Arroyyan Diresmikan

Penulis: Syahrul Karim  •  Kamis, 23 Juli 2026 | 16:00:32 WIB
Peserta Muswil VI LDII Bangka Belitung mengikuti rangkaian acara di Pangkalpinang.

PANGKALPINANG — DPW LDII Bangka Belitung menggelar Muswil VI dengan tema "Penguatan Sumber Daya Manusia Profesional Religius untuk Mewujudkan Kepulauan Bangka Belitung Berdaya". Ketua DPW LDII Babel, Ari Sriyanto, menegaskan forum ini bukan sekadar rutinitas organisasi.

"Musyawarah wilayah ini menjadi momen evaluasi, konsolidasi, dan penyusunan arah perjuangan LDII lima tahun ke depan agar semakin memberikan manfaat bagi umat, masyarakat, dan daerah," kata Ari di lokasi acara, Kamis.

Ari yang telah menjabat dua periode sebagai ketua DPW, akan digantikan melalui pemilihan dalam muswil kali ini. Ia mengajak seluruh peserta menjunjung akhlakul karimah dan menunjukkan profesionalisme.

Delapan Klaster Pengabdian Jadi Acuan Program

Selama kepengurusan sebelumnya, LDII Babel menggenjot program berbasis delapan klaster pengabdian. Meliputi kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi syariah, kesehatan, lingkungan hidup, teknologi digital, serta energi baru dan terbarukan.

Program-program itu dijalankan lewat kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, perguruan tinggi, dan elemen masyarakat lainnya. "Semua persoalan dapat dimusyawarahkan dengan baik tanpa harus menimbulkan perselisihan yang berarti," ujar Ari.

Ia menegaskan tema muswil mencerminkan komitmen bahwa pembangunan daerah harus didukung SDM berkompetensi, integritas, dan akhlak mulia. "LDII Provinsi Bangka Belitung selalu mendukung program prioritas gubernur serta kepala daerah kabupaten dan kota," katanya.

DPP LDII Targetkan Tiga Sukses untuk Generasi Penerus

Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya, meminta warga LDII tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri dan keluarga, tetapi juga masyarakat sekitar. Ia mendorong penerapan 29 karakter luhur dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami ingin membentuk generasi penerus yang memiliki tiga sukses, yaitu berakhlakul karimah, alim fakih dalam ilmu agama dan rajin beribadah, serta mandiri secara ekonomi maupun mental," ujar Dody.

Ia juga mengingatkan kewaspadaan terhadap hoaks dan informasi menyesatkan di media sosial. "Tetap bekerja, beribadah, mengedepankan akhlak mulia, menjaga kekompakan, kejujuran, amanah, serta kerja keras," katanya.

Harapan Gubernur: Keputusan Demokratis dan Kontribusi Nyata

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Pemprov Babel, M. Yasir Mustafa, menyampaikan harapan Gubernur agar Muswil VI menghasilkan keputusan demokratis dan bijaksana. Organisasi kemasyarakatan dan keagamaan dinilai sebagai mitra strategis pemerintah.

"Memperkuat kehidupan beragama, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menanamkan nilai-nilai moral dan kebangsaan," kata Yasir. Ia mengajak semua elemen menjaga persatuan, toleransi, dan kerukunan antarumat beragama.

Ponpes Arroyyan Resmi Miliki Gedung Rumah Susun Santri

Pada kesempatan yang sama, gedung rumah susun santri Pondok Pesantren Arroyyan diresmikan. Fasilitas ini diharapkan menjadi sarana pembinaan generasi muda yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, dan mandiri.

Keberadaan gedung itu juga diyakini mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, daerah, dan bangsa. Proses peresmian berlangsung bersamaan dengan rangkaian Muswil VI LDII Babel.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: babel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top