BANGKA BARAT — Rumah Dinas Wakil Bupati Bangka Barat diubah menjadi ruang publik untuk menonton laga semifinal Euro 2024 antara Prancis melawan Spanyol. Acara yang digelar belum lama ini itu dihadiri langsung oleh Wabup H. Yus Derahman, didampingi Kasat Intelkam dan Camat setempat, serta puluhan pecinta sepak bola dari warga sekitar.
Tak sekadar menyaksikan pertandingan, nobar ini menjadi ajang mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Gelak tawa, sorak sorai, hingga diskusi ringan soal jalannya pertandingan menciptakan suasana akrab tanpa jarak.
Warga yang hadir tampak antusias mengikuti setiap momen pertandingan. Beberapa di antaranya duduk lesehan di halaman rumah dinas, sementara yang lain berdiri di teras sambil sesekali berteriak memberi semangat pada tim favorit.
Salah seorang warga, Agus, mengaku senang dengan inisiatif tersebut. Selama ini, ia dan teman-temannya biasa menonton pertandingan di sebuah warung kopi yang jaraknya cukup jauh dari tempat tinggal.
"Kami berharap kegiatan nobar seperti ini bisa berlanjut hingga pertandingan final nanti. Ini jadi momen langka bisa nonton bareng pak wabup di rumah dinas," ujar Agus.
Kehadiran pejabat daerah di tengah warga dalam momen santai seperti ini dinilai mampu mencairkan hubungan birokrasi yang kerap terasa kaku. Warga pun berharap kegiatan serupa bisa rutin digelar, terutama saat laga-laga besar sepak bola internasional.
Wakil Bupati Bangka Barat, H. Yus Derahman, mengatakan bahwa rumah dinasnya terbuka untuk kegiatan positif yang melibatkan masyarakat. Menurutnya, nobar bukan sekadar hiburan, tetapi juga sarana memperkuat silaturahmi dan komunikasi antara pemda dan warga.
"Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam urusan formal, tetapi juga dalam momen kebersamaan. Kami akan coba fasilitasi jika antusiasme warga tinggi," ujarnya.
Acara nobar semifinal ini menjadi salah satu contoh bagaimana ruang publik milik pemerintah bisa dimanfaatkan secara informal untuk mendekatkan pejabat dengan konstituennya. Warga Bangka Barat kini menantikan apakah laga final nanti akan kembali digelar dengan konsep serupa.