PANGKALPINANG — Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menekankan pentingnya memilih BBM sesuai spesifikasi pabrikan. Ia menyebut kampanye ini digelar untuk mendorong efisiensi energi dan menjaga keberlanjutan penyaluran energi bersubsidi.
"Kami mengajak masyarakat untuk menggunakan BBM sesuai dengan spesifikasi kendaraan yang direkomendasikan pabrikan dan memanfaatkan BBM subsidi sesuai peruntukan yang telah ditetapkan pemerintah," kata Rusminto di Pangkalpinang, Senin.
Setiap jenis BBM memiliki nilai oktan (RON) yang berbeda, dirancang untuk kebutuhan mesin kendaraan modern maupun konvensional. Menurut Rusminto, pemilihan BBM yang tepat tidak sekadar menjaga performa, tetapi juga menekan emisi gas buang dan membuat konsumsi bahan bakar lebih irit.
"Setiap kendaraan dirancang dengan karakteristik mesin dan kebutuhan bahan bakar yang berbeda, sehingga penggunaan BBM sesuai spesifikasi teknis menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung operasional kendaraan yang lebih efisien dan optimal," jelasnya.
Kendaraan dengan teknologi mesin terbaru, lanjutnya, memerlukan BBM beroktan tinggi agar proses pembakaran berlangsung optimal dan efisien.
Di sisi lain, BBM subsidi seperti Biosolar dan Pertalite disiapkan pemerintah untuk sektor prioritas: transportasi umum, usaha mikro, pertanian, perikanan, dan kelompok masyarakat berhak. Pertamina memastikan penyalurannya tepat sasaran melalui sistem digitalisasi SPBU dan penggunaan QR Code bagi konsumen terdaftar.
"Subsidi energi merupakan bentuk kehadiran negara untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Oleh karena itu, penggunaan BBM subsidi sesuai peruntukan menjadi tanggung jawab bersama agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan dan tepat sasaran," tambah Rusminto.
Pertamina mencermati adanya perubahan pola konsumsi yang berdampak pada peningkatan permintaan BBM subsidi di sejumlah wilayah. Meski begitu, stok BBM di wilayah operasional Regional Sumbagsel dipastikan aman dan distribusi dari terminal ke seluruh SPBU berjalan lancar.
Rusminto mengajak seluruh pemangku kepentingan—pemerintah, badan usaha, dan masyarakat—untuk bersama-sama menggunakan energi secara bijak. "Langkah sederhana tersebut akan memberikan manfaat besar dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi dan memastikan program subsidi pemerintah dapat dinikmati oleh masyarakat yang benar-benar berhak menerimanya," pungkasnya.