KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Letterboxd, platform sosial media yang menjadi rumah bagi para sinefil untuk memberi rating dan mengulas film, tengah memasuki babak baru kepemilikan. Menurut laporan dari Puck, sejumlah nama besar disebut-sebut tengah menjajaki akuisisi saham mayoritas platform ini. Proses penjualan saham tersebut dikabarkan ditangani oleh bank investasi Liontree.
Selain Netflix, Sony Pictures, dan Paramount, dua nama lain yang turut dalam bursa akuisisi adalah perusahaan ekuitas swasta TPG dan salah satu pendiri Reddit, Alexis Ohanian. Sebelumnya, Semafor juga melaporkan bahwa Versant, perusahaan induk Fandango dan Rotten Tomatoes, sempat menunjukkan ketertarikan.
Holding company Tiny, yang saat ini memegang 60 persen saham Letterboxd, dikabarkan telah melakukan pembicaraan dengan para calon pembeli. Tiny mengakuisisi saham tersebut pada tahun 2023 dengan valuasi sekitar USD 50 juta. Kini, angka valuasi yang dipatok untuk penjualan saham tersebut melonjak lima kali lipat menjadi USD 250 juta. Pendiri Letterboxd, Matthew Buchanan dan Karl von Randow, masih memegang sisa 40 persen saham perusahaan.
Popularitas Letterboxd meroket selama masa pandemi COVID-19. Data dari Deadline mencatat, pada Agustus 2022 platform ini baru memiliki 6,5 juta anggota. Angka tersebut tumbuh drastis menjadi 30 juta anggota, dengan 10 juta pengguna baru bergabung hanya dalam satu tahun terakhir. Lonjakan ini menjadikan Letterboxd sebagai salah satu platform diskusi film paling berpengaruh saat ini.
Jika akuisisi oleh Netflix, Sony, atau Paramount terealisasi, potensi konflik kepentingan menjadi isu yang tak terhindarkan. Sebagai studio dan distributor film besar, kepemilikan mereka atas platform diskusi film dapat memengaruhi objektivitas ulasan dan diskusi yang terjadi di dalamnya. Kekhawatiran serupa pernah dialami Rotten Tomatoes saat masih berada di bawah naungan NBCUniversal milik Comcast.
Meski Warner Bros. Discovery masih memegang saham minoritas di Rotten Tomatoes, Comcast sendiri telah memisahkan situs agregator ulasan tersebut bersama jaringan kabelnya awal tahun ini. Langkah serupa mungkin perlu dipertimbangkan oleh para pembeli Letterboxd jika ingin menjaga kredibilitas platform di mata komunitas film. Belum ada tanggapan resmi dari pihak Letterboxd maupun para calon pembeli terkait laporan ini.