PANGKALPINANG — Dua kabupaten di Kepulauan Bangka Belitung memastikan diri sebagai yang terbaik di cabang bola voli. Beltim juara kategori putra, sementara Basel memuncaki klasemen kategori putri. Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Belitung masing-masing puas dengan perak dan perunggu di nomor putra. Di nomor putri, Kabupaten Belitung merebut perak dan Beltim membawa pulang perunggu.
Pelatih voli putra Beltim, Dolly Andriady, mengungkapkan keberhasilan ini bukan kebetulan. Tim menjalani persiapan matang selama hampir enam bulan. Fokus utama latihan bukan hanya teknik, melainkan kekompakan dan kedisiplinan pemain.
"Disiplin adalah kunci kesuksesan. Di lapangan, strategi sehebat apa pun tidak akan berhasil tanpa kerja sama dan rasa saling percaya," ujar Dolly di Pangkalpinang, Kamis.
Ia mengakui timnya sempat menghadapi kendala klasik: keterbatasan fasilitas latihan dalam ruangan. Akibatnya, program latihan kerap terganggu cuaca. Dolly berharap ke depan ketersediaan fasilitas dan frekuensi kompetisi pelajar bisa meningkat.
Kisah sukses serupa datang dari kubu Basel. Manajer tim voli putri Bangka Selatan, Dedi Gunawan, menyebut waktu persiapan timnya relatif singkat. Namun, komitmen tinggi para atlet menjadi pembeda utama.
"Waktu persiapan terbatas, tetapi anak-anak memiliki komitmen luar biasa. Mereka berlatih dari pagi hingga malam, menjaga pola makan, mengatur waktu istirahat, bahkan penggunaan telepon genggam kami batasi agar fokus tidak terpecah," kata Dedi.
Menurutnya, pembentukan karakter tak kalah penting dari kemampuan teknis. Sikap disiplin, tanggung jawab, dan saling menghormati adalah fondasi setiap atlet.
Kepala Disparbudpora Provinsi Babel, Wydia Kemala Sari, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh atlet, pelatih, dan ofisial yang menjunjung tinggi sportivitas. Ia menekankan POPDA adalah bagian dari pembinaan olahraga pelajar yang menunjukkan perkembangan positif di Bangka Belitung.
"Selamat kepada yang berhasil. Bagi yang belum, jangan pernah menyerah. Kekalahan hari ini bukan akhir, tetapi awal untuk berlatih lebih keras dan kembali menjadi juara," pesan Wydia.
Ia berharap capaian di POPDA XIII menjadi langkah awal bagi atlet muda Bangka Belitung menembus kompetisi nasional, bahkan internasional. Prestasi yang diraih harus menjadi motivasi untuk terus berkembang dengan rendah hati.