MANGGAR — Program khitanan massal ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026. Wakil Ketua I Tim Penggerak PKK Kabupaten Belitung Timur, Maisinun, menyebut inisiatif ini lahir dari keprihatinan terhadap warga yang terkendala biaya.
"Ada anak-anak yang sebenarnya sudah waktunya dikhitan, tetapi orang tuanya belum memiliki biaya. Alhamdulillah kegiatan ini bisa membantu mereka, apalagi dilaksanakan saat libur sekolah sehingga lebih memudahkan," ujar Maisinun dalam keterangan yang diterima di Pangkalpinang, Kamis.
PT Timah tidak hanya menyediakan pendanaan, tetapi juga kebutuhan operasional pelaksanaan khitanan massal. Maisinun menegaskan, kolaborasi perusahaan pelat merah dengan organisasi kemasyarakatan ini bukan yang pertama kali terjadi.
"PT Timah bukan hanya mendukung kegiatan khitanan massal, tetapi juga berbagai program sosial lainnya. Sinergi seperti ini sangat penting dalam upaya bersama mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045," katanya.
Maisinun berharap seluruh anak yang telah mengikuti khitanan massal dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat dan berakhlak baik. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kemitraan yang telah terjalin.
"Semoga anak-anak yang telah dikhitan menjadi pribadi yang sehat dan saleh. Kami juga berharap PT Timah semakin sukses dan terus berkembang sehingga kemitraan yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan melalui lebih banyak kegiatan sosial bagi masyarakat," pungkasnya.