Pemkab Bangka Gelar Pelatihan Usaha Ampiang untuk 30 Orang, Target Tekan 8.683 Pengangguran

Penulis: Yusrizal Ahmad  •  Rabu, 08 Juli 2026 | 21:16:31 WIB
Pelatihan usaha Ampiang di Kabupaten Bangka diikuti 30 peserta terpilih untuk kembangkan kewirausahaan lokal.

SUNGAILIAT — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka kembali membuka program pelatihan kewirausahaan tahun 2026 dengan fokus pada produk makanan olahan khas, Ampiang. Pelatihan ini merupakan lanjutan dari program serupa tahun sebelumnya dengan materi produk yang berbeda.

Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangka, Insyira Subagia, mengatakan program ini dijadwalkan berlangsung pada 28 Juli 2026. Kuota peserta dibatasi hanya 30 orang dengan kualifikasi pendidikan minimal tamat sekolah dasar, dan diutamakan bagi mereka yang berstatus pekerja pada orang lain.

Peserta Dapat Peralatan Gratis, Dilarang Dijual

Setiap peserta tidak hanya mendapat pembekalan keterampilan, tetapi juga bantuan peralatan pembuatan Ampiang secara cuma-cuma. "Usai mendapat pembekalan usaha, peserta diharuskan membuka usaha secara mandiri dan harapan merekrut tenaga kerja. Bantuan peralatan yang diterima tidak boleh dijual ke pihak lain apapun alasannya," ujar Insyira Subagia, Rabu.

Pemilihan produk Ampiang didasari kemudahan produksi dan ketersediaan bahan baku ikan yang melimpah di Bangka Belitung. Meski skala usahanya masih mikro, peluang pemasarannya cukup luas, mulai dari ritel, Koperasi Merah Putih, hingga potensi ekspor ke luar pulau.

Angka Pengangguran Capai 8.683 Jiwa, Berpotensi Bertambah

Program ini menyasar angka pengangguran yang tercatat sebanyak 8.683 orang hingga akhir 2025. Menurut Insyira, jumlah tersebut berpotensi terus bertambah setiap tahun karena ribuan lulusan SMA tidak semuanya melanjutkan kuliah atau langsung bekerja.

"Kami tidak menginginkan hasil pembekalan keterampilan yang sia-sia. Hendaknya ada dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan baik untuk keluarga yang bersangkutan maupun orang lain," katanya menjelaskan.

Pendaftar Membludak, Hanya 30 Orang Lolos Seleksi

Antusiasme masyarakat cukup tinggi. Hingga saat ini, lebih dari 50 orang telah mendaftar, sementara kuota yang tersedia hanya 30 kursi. Jumlah pendaftar diperkirakan masih akan bertambah karena pendaftaran baru ditutup pada 20 Juli 2026, sejak dibuka awal Juli lalu.

Pendaftar tersebar di delapan kecamatan di Kabupaten Bangka. Pihak dinas akan melakukan seleksi ketat untuk menjaring peserta yang paling layak mengikuti program ini.

Untuk memastikan keberlanjutan usaha, Pemkab Bangka akan melakukan monitoring setiap tiga bulan sekali serta memberikan pendampingan langsung kepada para peserta. "Saya berharap program pelatihan keterampilan mendapat dukungan penuh semua pihak supaya angka pengangguran di Kabupaten Bangka dapat dikurangi dengan memberikan ruang usaha bagi masyarakat," kata Insyira Subagia.

Reporter: Yusrizal Ahmad
Sumber: babel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top