PANGKALPINANG — Perhelatan Piala Dunia 2026 memasuki babak perempat final. Kadin Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memanfaatkan momen ini untuk menghadirkan ruang hiburan sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan. Kolaborasi dengan Korem 045/Garuda Jaya dan TVRI Babel melahirkan Festival Rakyat Nusantara 2026, sebuah agenda nobar yang dibalut bazar UMKM.
Ketua Kadin Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ritchie Glen Yapranadi, menegaskan festival ini bukan sekadar lokasi nobar. Masyarakat bisa menikmati pertandingan Piala Dunia sambil berbelanja produk lokal. “Kegiatan ini memberi kesempatan bagi pelaku UMKM untuk berjualan dan memperkenalkan produknya, sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya, Rabu (8/7/2026).
Ritchie menjelaskan Festival Rakyat Nusantara 2026 merupakan sinergi antara dunia usaha, aparat keamanan, media, dan sektor perbankan. Kolaborasi ini diharapkan mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. TVRI Babel dipilih karena memegang hak siar resmi Piala Dunia 2026, sementara Korem 045/Garuda Jaya bertanggung jawab atas keamanan dan ketertiban.
Penggabungan nobar dengan festival rakyat menjadi strategi menarik lebih banyak pengunjung. Momen Piala Dunia yang menyedot perhatian publik digunakan sebagai pintu masuk menggerakkan transaksi ekonomi di stan-stan UMKM. Setiap pertandingan yang ditonton bersama menjadi peluang bagi pedagang lokal meraup pendapatan. “Festival rakyat dan nobar piala dunia merupakan bentuk sinergi berbagai pihak dalam menghadirkan ruang hiburan yang sehat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tambah Ritchie.
Lokasi pasti dan jadwal pertandingan belum diumumkan secara rinci. Panitia memastikan acara berlangsung di Pangkalpinang dan terbuka untuk umum. Informasi lebih lanjut akan disampaikan Kadin Babel dan TVRI dalam waktu dekat.