KOBA — Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah resmi menetapkan tiga prioritas pembangunan untuk tahun anggaran 2027. Keputusan ini disampaikan Bupati Algafry Rahman dalam Rapat Paripurna Penyampaian Rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) di Ruang Rapat Paripurna DPRD Bangka Tengah, Kecamatan Koba.
Algafry menegaskan bahwa tema pembangunan tahun depan merupakan langkah strategis yang diselaraskan dengan kebijakan pemerintah pusat dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Fokus utamanya adalah menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam paparannya, Algafry merinci tiga sasaran besar yang akan menjadi poros pembangunan daerah. Pertama, mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Kedua, meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta kesejahteraan sosial masyarakat. Ketiga, mewujudkan pelayanan publik yang inovatif dan berkualitas.
“Tema pembangunan tahun 2027 dipilih sebagai bentuk sinkronisasi antara kebijakan pembangunan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten, sekaligus menjadi langkah strategis dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Algafry dalam sambutannya di hadapan anggota dewan.
Untuk mendukung target tersebut, Pemkab Bangka Tengah akan mendorong investasi di sektor-sektor unggulan daerah. Dukungan infrastruktur yang berkualitas disebut menjadi syarat mutlak agar iklim investasi tumbuh dan daya saing tenaga kerja lokal meningkat.
Rapat paripurna ini merupakan tahapan awal sebelum pemerintah daerah dan DPRD menyepakati angka definitif APBD 2027. Dokumen KUA dan PPAS yang disampaikan akan menjadi pedoman bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyusun rencana kerja dan anggaran.
Belum ada rincian angka pagu anggaran yang disebutkan dalam rapat tersebut. Namun, Algafry memastikan bahwa arah kebijakan fiskal akan difokuskan pada program-program yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga Bangka Tengah.