PT TIMAH Ajak Mitra Binaan Asriani ke Belitung Expo 2026, Omzet UMKM Lokal Tembus Rp 10 Juta per Pameran

Penulis: Afrizal Hidayat  •  Senin, 06 Juli 2026 | 15:31:31 WIB
Asriani, mitra binaan PT TIMAH, tampilkan produk kuliner khas Bangka Belitung di Belitung Expo 2026.

Pameran yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Tanjungpandan ke-188 ini menjadi etalase bagi produk-produk binaan PT TIMAH. Salah satu mitra yang diikutsertakan adalah Asriani, pemilik merek Rusip Asri, Keripik Jagung Asri, dan Kue Semprong Asri.

Ketiga produk tersebut merupakan kuliner khas Bangka Belitung yang selama ini menjadi andalan. Dalam pameran kali ini, Asriani sengaja membawa stok keripik jagung dalam jumlah lebih banyak karena permintaannya paling tinggi.

“Produk saya ada tiga macam. Yang paling laris biasanya keripik jagung, jadi saya membawa stok lebih banyak. Untuk rusip saya juga membawa sekitar 100 botol karena banyak pengunjung yang mencarinya,” ujar Asriani dalam keterangan yang diterima redaksi.

Omzet Capai Rp 10 Juta Sekali Pameran, Pesanan Online Mengalir

Keikutsertaan di Belitung Expo bukan kali pertama bagi Asriani. Sejak menjadi mitra binaan PT TIMAH pada 2016, ia telah mengikuti pameran di Jakarta, Palembang, Lampung, hingga Yogyakarta. Dampaknya terhadap omzet pun terasa langsung.

“Alhamdulillah hari ini saya diajak PT TIMAH mengikuti Belitung Expo. Sejak menjadi mitra binaan PT TIMAH, saya sudah sering mengikuti pameran di Jakarta, Palembang, Lampung, dan Yogyakarta,” katanya.

Menurut Asriani, dalam satu kali pameran omzet yang diraup bisa mencapai Rp 7 juta hingga Rp 10 juta. Bahkan, tidak sedikit pelanggan yang kembali memesan secara daring setelah berkenalan dengan produknya di lokasi pameran.

“Habis terjual, bahkan kadang masih kurang. Setelah pameran selesai, banyak juga yang memesan melalui online,” ungkapnya.

Rusip Mulai Dilirik Konsumen Luar Daerah

Jangkauan pasar produk Asriani kian meluas. Rusip yang sebelumnya hanya dikenal di wilayah Bangka Belitung kini mulai diminati konsumen dari berbagai daerah. Untuk penjualan rusip, ia mengaku bisa menembus 300 hingga 500 botol per pameran.

“Semenjak ikut pameran, omzet semakin meningkat karena semakin banyak orang mengenal produk kami, terutama rusip. Pameran seperti ini sangat membantu memperluas pasar,” jelasnya.

PT TIMAH Fasilitasi Akomodasi hingga Transportasi

Asriani mengapresiasi dukungan PT TIMAH yang tidak hanya memberikan kesempatan tampil di pameran, tetapi juga memfasilitasi akomodasi dan transportasi. Hal ini dinilai sangat membantu pelaku UMKM yang masih memiliki keterbatasan modal untuk promosi.

“Saya sangat berterima kasih kepada PT TIMAH karena terus mengajak pelaku UMKM seperti saya mengikuti berbagai pameran. Kami juga difasilitasi akomodasi dan transportasi sehingga sangat membantu mengembangkan usaha,” katanya.

Ia berharap kesempatan serupa terus dibuka agar semakin banyak UMKM lokal yang mampu memperkenalkan produk unggulannya ke pasar yang lebih luas. “Terima kasih PT TIMAH. Semoga terus mendampingi dan memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk berkembang dan semakin maju,” tutupnya.

Reporter: Afrizal Hidayat
Sumber: cerapan.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top