KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Nothing mengonfirmasi bahwa pembaruan perangkat lunak terbaru yang membawa patch keamanan Juli 2026 adalah yang terakhir untuk Nothing Phone (1). Dalam pengumuman resmi pekan ini, perusahaan menyatakan siklus hidup software ponsel tersebut telah selesai, menandai berakhirnya dukungan yang dijanjikan selama empat tahun.
Nothing Phone (1) dirilis pada pertengahan 2022 dengan sistem operasi Android 12. Dalam perjalanannya, ponsel ini mendapatkan tiga pembaruan utama hingga ke Android 15 pada awal 2025. Perusahaan juga memenuhi komitmennya untuk memberikan patch keamanan selama empat tahun, yang kini berakhir dengan patch Juli 2026.
Patch keamanan terakhir ini tergolong kecil. Isinya hanya perbaikan bug umum dan tambalan keamanan standar, tanpa tambahan fitur baru yang signifikan.
Dalam pernyataan resminya, Nothing menyebut Phone (1) sebagai titik awal dari Nothing OS. “Phone (1) adalah tempat Nothing OS dimulai. Ia memperkenalkan ide-ide pertama kami tentang pengalaman smartphone yang lebih bersih dan lebih terarah, mulai dari Glyph Interface dan bahasa desain dot matrix hingga pendekatan Android yang lebih fokus,” tulis perusahaan.
Nothing menambahkan bahwa meskipun dukungan software telah berakhir, perangkat ini tetap sangat bisa digunakan dan menjadi bagian penting dari sejarah Nothing. “Selama bertahun-tahun, Phone (1) telah tumbuh bersama Nothing OS dan membantu membentuk pengalaman software yang terus kami bangun hingga hari ini,” lanjut pernyataan tersebut.
Bagi pengguna Phone (1) yang ingin upgrade, Nothing memiliki beberapa opsi menarik. Nothing Phone (4a) Pro menjadi salah satu rilisan favorit tim redaksi sepanjang 2026. Namun, perlu dicatat bahwa varian 128GB dari ponsel ini sudah tidak lagi dijual di Amazon AS, meskipun masih tersedia melalui Best Buy dan toko online resmi Nothing.
Selain itu, Nothing juga sedang mempersiapkan peluncuran Nothing Ear (3a) yang dijadwalkan pada 7 Juli dalam empat pilihan warna. Informasi mengenai Nothing Phone (4b) juga mulai beredar, dengan bocoran spesifikasi yang disebut-sebut sebagai pesaing Moto G yang lebih baik.
Bagi pengguna Nothing Phone (1) di Indonesia, berita ini berarti tidak ada lagi pembaruan sistem atau patch keamanan di masa mendatang. Meski ponsel masih berfungsi normal, risiko keamanan akan meningkat seiring waktu karena celah-celah baru tidak akan ditambal. Disarankan untuk mulai mempertimbangkan upgrade ke model yang lebih baru, terutama jika keamanan data menjadi prioritas utama.
Nothing Phone (1) tetap menjadi ponsel yang layak dipakai untuk kebutuhan dasar seperti komunikasi, media sosial, dan browsing ringan. Namun, untuk pengalaman software yang lebih optimal dan keamanan terbaru, beralih ke Nothing Phone (4a) Pro atau model selanjutnya bisa menjadi langkah yang bijak.