TANJUNGPANDAN — Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung Marzuki menekankan agar program TJSL PT Timah Tbk tidak hanya menjadi agenda tahunan tanpa dampak. Menurutnya, dokumen pembaruan PPM yang tengah disusun perusahaan harus mampu menjawab potensi dan kebutuhan spesifik daerah.
"Saya berharap program TJSL itu disusun benar-benar untuk menjawab kebutuhan dan potensi daerah sehingga memberikan manfaat luas," kata Marzuki di Tanjungpandan, Jumat.
Marzuki mengingatkan bahwa kehadiran korporasi di tengah masyarakat memiliki tanggung jawab lebih dari sekadar aktivitas ekonomi. Perusahaan, kata dia, harus memberi nilai tambah, membuka peluang, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta memperkuat kemandirian masyarakat.
"Dokumen pembaruan PPM menjadi instrumen agar pengukuran, pengembangan, dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan secara terarah, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan," ujar dia.
Dalam konteks pembangunan ke depan, Pemkab Belitung tidak ingin bertumpu pada satu sektor saja. Beberapa sektor prioritas yang terus digenjot antara lain pariwisata, ekonomi kreatif, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pertanian, serta peningkatan kualitas SDM.
Sinergisitas antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat disebut Marzuki sebagai kunci utama mewujudkan target tersebut. Ia meminta PT Timah memperkuat komitmennya lewat program yang mendorong masyarakat menjadi lebih produktif dan memiliki keterampilan.
"Kita harus bergerak bersama membangun Belitung yang lebih maju dan inklusif. Kepada PT Timah, saya berharap pembaruan dokumen ini dapat semakin memperkuat komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah," ujarnya.
Marzuki juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan setiap program TJSL atau PPM yang dihadirkan perusahaan. Ia menekankan agar warga tidak hanya menjadi penerima manfaat pasif, tetapi ikut menjadi pelaku aktif pembangunan.
"Dengan semangat gotong-royong, kita ciptakan daerah yang tangguh dan berdaya saing. Semoga melalui kegiatan ini nantinya benar-benar dapat menjadi penanda kemajuan pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat di Kabupaten Belitung untuk masa depan anak-anak kita ke depannya," kata Marzuki.
Departement Head Onshore Mining Area 1 PT Timah Tbk Andriansyah mengatakan penyusunan pembaruan dokumen Rencana Induk PPM dilakukan untuk memastikan program-program yang dicanangkan ke depan dapat menyentuh langsung kebutuhan riil masyarakat.
"Kami menyadari dokumen induk PPM harus komprehensif dan tepat sasaran. Penyusunan dokumen ini tidak dapat dilakukan secara sepihak," ujarnya.