KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Penyedia VPN asal Panama, NordVPN, kembali memperbarui infrastruktur anti-sensor mereka. Lewat pembaruan aplikasi iOS yang dirilis pekan lalu, perusahaan mengonfirmasi bahwa server obfuscated—yang dirancang untuk menyembunyikan pemakaian VPN dari firewall dan deep packet inspection—kini tidak lagi bergantung pada protokol OpenVPN. Sebagai gantinya, server-server tersebut berjalan di atas NordWhisper, protokol proprietary yang pertama kali diperkenalkan pada Januari 2025.
Alasan utama perubahan ini, menurut Marijus Briedis, CTO NordVPN, adalah performa dan akses. "Di banyak kasus, pengguna akan merasakan peningkatan berkat kecepatan yang lebih baik dan jangkauan lokasi server yang lebih luas," ujar Briedis kepada TechRadar.
Sebelumnya, server obfuscated NordVPN hanya tersedia di sejumlah negara terbatas. Dengan migrasi ke NordWhisper, pengguna kini bisa terhubung ke lebih banyak lokasi—sebuah keuntungan besar bagi mereka yang berada di bawah sensor internet ketat atau di jaringan publik yang memblokir VPN.
NordWhisper adalah protokol anti-sensor yang menggunakan teknologi web tunnel. Alih-alih mengirim data VPN dengan pola yang mudah dikenali, protokol ini menyamarkan lalu lintas internet sebagai aktivitas web biasa. Ini membuatnya lebih sulit dideteksi dan diblokir oleh filter jaringan.
Protokol ini paling cocok digunakan di lingkungan yang secara aktif memblokir VPN, seperti kantor, sekolah, Wi-Fi publik, atau negara dengan sensor internet tinggi. Di jaringan terbuka tanpa pembatasan, pengguna tetap disarankan beralih ke NordLynx yang lebih cepat untuk kebutuhan sehari-hari.
Ada dua keuntungan utama dari perubahan ini. Pertama, kecepatan. Koneksi OpenVPN yang di-obfuscate membawa beban tambahan karena data VPN harus dibungkus dalam lapisan penyamaran ekstra. NordWhisper dirancang untuk menyatu dengan lalu lintas normal, sehingga mengurangi hambatan tersebut dan memberikan koneksi yang lebih mulus.
Kedua, jangkauan. Server obfuscated sebelumnya terbatas pada daftar negara yang lebih kecil dibandingkan armada server utama NordVPN. Kini, dengan NordWhisper, pengguna di wilayah dengan sensor ketat bisa mengakses lebih banyak pilihan lokasi.
Yang penting, keamanan tidak dikorbankan. NordWhisper tetap menerapkan standar enkripsi dan privasi yang sama dengan protokol NordVPN lainnya.
Pembaruan ini sudah berjalan di aplikasi iOS. Briedis mengonfirmasi bahwa versi untuk Android, Windows, dan macOS akan menyusul dalam beberapa pekan ke depan. Rollout dilakukan bertahap, jadi tidak semua pengguna akan langsung melihat perubahan di aplikasi mereka.
Ke depan, NordVPN juga berencana mengembangkan NordWhisper menuju desain berbasis TLS penuh dan mengeksplorasi protokol QUIC untuk tetap unggul dari alat sensor yang semakin canggih. Perusahaan menyebut arah pengembangan ini sebagai "masa depan protokol VPN."