SUNGAILIAT — Keyakinan itu disampaikan Fery Insani di Sungailiat, Rabu. Ia berjanji akan mengumumkan secara terbuka ke masyarakat begitu dana kompensasi dari PT Timah resmi diterima. "Kami optimis Pemerintah Kabupaten Bangka menerima royalti dari kegiatan penambangan timah oleh PT Timah sebesar Rp400 miliar, namun masih menunggu proses pencairan," kata Fery.
Fery merinci dana tersebut bakal dialokasikan untuk beberapa sektor strategis. Pembangunan infrastruktur pendidikan menjadi prioritas utama, disusul peningkatan layanan kesehatan, perbaikan jalan, pengembangan sektor pertanian, dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Kami merencanakan dana tersebut diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur pendidikan, peningkatan layanan kesehatan, pembangunan dan perbaikan jalan, pengembangan sektor pertanian, serta pemberdayaan UMKM," jelas dia.
Fery menegaskan semua program pembangunan dirancang berdasarkan kepentingan dan kebutuhan masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak mendukung program pemerintah, termasuk kewajiban warga membayar pajak bumi dan bangunan tepat waktu.
"Pajak yang dibayar masyarakat untuk kepentingan pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat juga," ujar Fery.
Pemkab Bangka saat ini terus menggali potensi di berbagai sektor untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Fery mengakui masih ada sejumlah sektor yang belum maksimal berkontribusi terhadap pendapatan daerah.