Pemkab Bangka Tengah Kembangkan Hutan Mangrove Pantai Terentang Jadi Destinasi Wisata Berbasis Konservasi

Penulis: Syahrul Karim  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 23:08:33 WIB
Penanaman mangrove di Pantai Terentang sebagai langkah awal pengembangan destinasi wisata konservasi.

BANGKA TENGAH — Kawasan pesisir di Pantai Terentang, Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, mulai disiapkan menjadi tujuan wisata hutan mangrove. Pemerintah kabupaten menargetkan area ini tidak hanya berfungsi sebagai benteng alami dari abrasi, tetapi juga sebagai sumber penghidupan baru bagi warga sekitar melalui sektor pariwisata.

"Harapan kita, mangrove yang ditanam hari ini terus tumbuh dan ke depan bisa dikelola menjadi sarana wisata hutan mangrove," kata Ahmad Syarifullah saat menghadiri peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Pantai Terentang.

Fungsi Ganda: Lindungi Pesisir dan Tarik Wisatawan

Menurut Ahmad Syarifullah, pengembangan kawasan mangrove memiliki fungsi penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan mendukung mitigasi perubahan iklim. Namun, ia menegaskan bahwa aspek konservasi tidak berjalan sendiri.

"Pengembangan kawasan mangrove tidak hanya berorientasi pada aspek pelestarian lingkungan, tetapi juga dapat diarahkan untuk mendukung sektor pariwisata dan pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat," ujarnya.

Pemerintah daerah menyebut pengelolaan kawasan pesisir ini memerlukan keterlibatan berbagai pihak. Selain dinas terkait, dukungan dari organisasi kemasyarakatan dan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR juga diharapkan ikut mendorong realisasi destinasi wisata tersebut.

Perempuan Garda Depan Edukasi Lingkungan

Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bangka Tengah, Diah Vitaloka, menyoroti peran strategis perempuan dalam membangun kesadaran lingkungan sejak dari rumah. Ia menyebut tema peringatan tahun ini, "Saatnya Bekerja untuk Iklim, Bersama Perempuan Wujudkan Bumi Lestari untuk Generasi Mendatang", relevan dengan upaya konservasi jangka panjang.

"Dari tangan-tangan perempuan, kita melahirkan generasi yang mencintai lingkungan dan kami berharap kegiatan ini berkelanjutan dan tidak berhenti di sini saja," ujar Diah.

Menurutnya, menjaga kelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk peran perempuan dalam menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan kepada generasi penerus.

Aksi Nyata: Tanam Mangrove dan Bersihkan Pantai

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di Pantai Terentang diisi dengan aksi penanaman bibit mangrove serta pemungutan dan pemilahan sampah di kawasan pantai. Kegiatan ini diinisiasi oleh Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bangka Tengah sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.

Pemerintah daerah berharap langkah awal ini menjadi fondasi bagi pengelolaan kawasan pesisir yang terpadu. Dengan potensi mangrove yang terus tumbuh, Pantai Terentang diharapkan bisa menjadi destinasi wisata konservasi yang memberikan manfaat ekologis sekaligus ekonomi bagi masyarakat Bangka Tengah.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: babel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top