Pemkab Bangka Tengah Uji Coba Tanam Wortel di Empat Balai Penyuluh, Hasil Panen Berbeda Tiap Lokasi

Penulis: Yusrizal Ahmad  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 16:56:31 WIB
Petugas Dinas Pertanian Bangka Tengah memantau uji coba budidaya wortel di Balai Penyuluh Pertanian Sungaiselan.

KOBA — Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) tengah menguji coba budidaya wortel di sejumlah Balai Penyuluh Pertanian (BPP). Langkah ini diambil untuk mengukur tingkat keberhasilan tanaman tersebut pada berbagai kondisi lahan sebelum diperkenalkan secara luas kepada petani.

Kepala DPKP Bangka Tengah Dian Akbarini mengatakan, uji coba terakhir dilakukan di BPP Sungaiselan. Lokasi itu menjadi BPP keempat yang melakukan panen wortel.

"Terakhir kami lakukan uji coba di BPP Sungaiselan yang merupakan BPP keempat yang melakukan panen dan ternyata memiliki hasil yang berbeda-beda," kata Dian di Koba, Kamis.

Hasil Panen Wortel Bervariasi, Jadi Bahan Kajian Pemkab

Perbedaan hasil panen wortel di setiap BPP menjadi perhatian pemerintah daerah. Data dari keempat lokasi uji coba akan dianalisis untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan produktivitas tanaman wortel di Bangka Tengah.

"Perbedaan hasil panen yang diperoleh di setiap BPP menjadi bahan kajian bagi pemerintah daerah untuk mengetahui berbagai faktor yang memengaruhi pertumbuhan dan produktivitas tanaman wortel," jelas Dian.

Metode Tanam dan Harapan Mengurangi Ketergantungan Pasokan Luar

Dalam uji coba ini, wortel ditanam menggunakan metode dua baris gundukan tanah yang ditutupi mulsa. Teknik ini dipilih untuk menjaga kelembapan tanah dan mendukung pertumbuhan tanaman secara optimal.

Selama ini, petani di Bangka Tengah sudah berhasil mengembangkan berbagai komoditas hortikultura dan tanaman pangan seperti cabai, bawang, jagung, dan aneka sayuran. Namun wortel masih menjadi komoditas baru yang memerlukan tahapan adaptasi sebelum dikembangkan lebih luas.

Dian berharap inovasi ini bisa membuka peluang usaha tani baru dan mengurangi ketergantungan pasokan wortel dari luar daerah. "Inovasi ini dapat memberikan komoditas baru bagi petani yang ada di Bangka Tengah sehingga kebutuhan wortel bisa dipenuhi dari lahan yang ada di Bangka Tengah," ujarnya.

BPP sebagai Pusat Pembelajaran Petani

BPP memiliki peran strategis tidak hanya sebagai lokasi uji coba, tetapi juga sebagai pusat pembelajaran bagi petani. Hasil evaluasi dari sejumlah lokasi uji coba akan digunakan untuk menyusun pola budidaya yang paling efektif dan berkelanjutan.

"Kita terus mendorong lahirnya inovasi di sektor pertanian guna memperluas pilihan komoditas unggulan daerah, meningkatkan produktivitas lahan, serta memperkuat ketahanan pangan berbasis potensi lokal," kata Dian.

Reporter: Yusrizal Ahmad
Sumber: babel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top