PANGKALPINANG — Langkah ini diresmikan melalui penandatanganan novasi kontrak pembangkitan dari PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Bangka Belitung (UIW Babel) kepada PLN Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara pada Jumat (19/6/2026). Proses novasi ini memastikan pengelolaan pembangkitan yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, sekaligus mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan energi di daerah yang terus berkembang.
Penambahan 25 MW ini menjadi cadangan daya yang krusial, terutama saat kondisi beban puncak atau ketika terjadi gangguan pada pembangkit lain. General Manager PLN UIW Bangka Belitung, Ira Savitri, menyebut kolaborasi ini sebagai fondasi penting dalam menjaga kecukupan pasokan listrik bagi masyarakat dan sektor industri.
"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PLN IP Services atas kontribusi dan dukungannya dalam memperkuat keandalan sistem kelistrikan Bangka Belitung," ujar Ira Savitri dalam pernyataan resmi yang diterima redaksi.
PLN IP Services bersama PLN UIK Dwipantara tidak hanya menambah kapasitas, tetapi juga mempercepat penyediaan dan optimalisasi operasi pembangkit. General Manager PLN UIK Dwipantara, Rita Triani, menekankan bahwa profesionalisme tim di lapangan menjadi kunci keberhasilan proyek ini.
"Keberhasilan menjaga keandalan sistem kelistrikan di Bangka Belitung tidak lepas dari kolaborasi erat seluruh pemangku kepentingan, termasuk PLN IP Services yang selama ini menjadi perusahaan strategis dalam mendukung operasional pembangkitan," ungkap Rita Triani.
Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan bukti nyata kapabilitas perusahaan dalam menghadirkan solusi energi yang responsif. Menurutnya, sinergi antara PLN Indonesia Power Group, PLN UIW Bangka Belitung, dan PLN UIK Dwipantara menjadi kunci untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan energi masyarakat secara berkelanjutan.
"Penambahan kapasitas 25 MW di Bangka Belitung ini menjadi bukti nyata kapabilitas PLN Indonesia Power Group dalam menghadirkan solusi energi yang andal dan responsif," ujar Bernadus.
Dengan tambahan daya ini, sistem kelistrikan Bangka Belitung diharapkan semakin andal dalam mendukung aktivitas ekonomi, investasi, dan kebutuhan sehari-hari warga. PLN berkomitmen untuk terus memperkuat perannya melalui kolaborasi yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan.