Setelah menunggu selama 13 tahun sejak perilisan GTA 5, para penggemar akhirnya bisa melihat lebih dekat seperti apa tampilan Jason Duval dan Lucia Caminos. Bukan cuma soal grafis yang lebih memukau, Rockstar juga menunjukkan bahwa opsi modifikasi karakter di GTA 6 bakal mengingatkan kita pada era keemasan GTA: San Andreas.
Dari deretan tangkapan layar yang dibagikan, terlihat jelas bahwa Jason dan Lucia bisa tampil sangat berbeda. Mulai dari model rambut, tato, hingga pakaian yang dikenakan—semuanya tampak lebih variatif.
Ini kabar baik bagi pemain yang selama ini mengeluhkan minimnya opsi kustomisasi di GTA 5. Meski game sebelumnya punya beberapa pilihan, karakter seperti Michael, Franklin, atau Trevor tidak pernah bisa diubah seenak CJ di San Andreas. Sekarang, Rockstar sepertinya mendengarkan keluhan itu.
Yang menarik, detail grafis yang ditampilkan di tangkapan layar ini menunjukkan lompatan besar dari mesin render GTA 5. Tekstur kulit, pantulan cahaya di kaca, dan ekspresi wajah karakter terasa jauh lebih hidup.
Bukan cuma baju dan rambut, senjata pun ikut kebagian sentuhan personal. Rockstar mengambil pendekatan serupa Red Dead Redemption 2, di mana pemain bisa mengubah tampilan bedil mereka dengan berbagai aksesori kosmetik.
Salah satu tangkapan layar bahkan memperlihatkan senjata yang diukir dengan nama pemilik. Ironisnya, ini dilakukan oleh karakter kriminal—sebuah pilihan yang tampaknya sengaja dibuat absurd oleh Rockstar. Fitur ini jelas memperluas opsi kustomisasi yang sebelumnya sangat terbatas di GTA 5.
Seperti biasa, Rockstar tidak lupa memamerkan jajaran kendaraan. Dari tangkapan layar yang beredar, terlihat berbagai model mobil berkilau di bawah lampu neon Vice City. Tapi perlu diingat: ini semua adalah cuplikan untuk Ultimate Edition.
Artinya, sebagian besar kendaraan keren yang muncul di gambar hanya bisa didapatkan jika pemain bersedia merogoh kocek 100 dolar AS (sekitar Rp 1,6 juta). Rockstar memang sengaja menjadikan edisi termahal ini sebagai "godaan" visual bagi para kolektor.
Selain mobil, ada juga tangkapan layar yang memperlihatkan perahu dan aktivitas di laut. Florida—yang menjadi inspirasi Vice City—memang dikelilingi air, dan pemain sepertinya akan sering berurusan dengan ombak. Satu detail kecil yang menarik perhatian: seekor lumba-lumba yang muncul di salah satu gambar. Hewan itu digarap dengan tingkat detail yang khas Rockstar, menunjukkan obsesi mereka pada elemen lingkungan.
Salah satu keputusan yang cukup kontroversial dari kampanye pra-pemesanan ini adalah adanya toko-toko tertentu yang hanya bisa diakses oleh pemilik edisi Ultimate. Toko tato, bengkel modifikasi kendaraan, dan beberapa tempat lain akan "tertutup" bagi pemain yang membeli edisi standar.
Meski begitu, dari segi visual, tempat-tempat ini tetap terlihat mengesankan. Rockstar mendesainnya dengan gaya yang khas—penuh karakter aneh dan freaks khas Vice City. Ini adalah strategi lama yang sudah sering dipakai: membuat pemain merasa "ketinggalan" jika tidak membeli edisi termahal.
Belum ada konfirmasi apakah keputusan ini akan bertahan hingga perilisan penuh atau hanya bersifat promosi. Yang jelas, para penggemar GTA 6 kini punya banyak bahan untuk dibedah sambil menunggu tanggal rilis resmi yang masih dirahasiakan.