BANGKA — Angka kemiskinan di Kabupaten Bangka kembali menunjukkan tren kenaikan dalam setahun terakhir. Data Badan Pusat Statistik (BPS) per November 2025 mencatat 4,71 persen penduduk di kabupaten ini masuk kategori miskin.
Kenaikan ini cukup signifikan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya 4,24 persen. Dalam empat tahun terakhir, persentase kemiskinan di Kabupaten Bangka justru memperlihatkan pola peningkatan.
Meski naik, angka kemiskinan Kabupaten Bangka masih lebih rendah dibanding tiga daerah lain di Kepulauan Bangka Belitung. Kabupaten Bangka Tengah, Belitung Timur, dan Belitung sama-sama mencatat persentase 6 persen — tertinggi di provinsi.
Kota Pangkal Pinang dan Kabupaten Bangka Selatan berada di angka 4 persen, menyamai Kabupaten Bangka. Sementara Kabupaten Bangka Barat menjadi yang terendah dengan 2 persen.
Jika dilihat dalam rentang sepuluh tahun terakhir, tren kemiskinan di Kabupaten Bangka sebenarnya menurun. Angka 4,71 persen pada 2025 lebih rendah dibanding 5,52 persen pada satu dekade lalu.
Namun, kenaikan dalam setahun terakhir menjadi sinyal yang perlu diwaspadai. Belum diketahui secara pasti faktor apa yang mendorong peningkatan ini, apakah tekanan harga kebutuhan pokok atau perlambatan ekonomi lokal.
Dari tujuh kabupaten/kota di Kepulauan Bangka Belitung, hanya Kabupaten Bangka Barat yang mencatat angka kemiskinan di bawah 4 persen. Enam daerah lainnya berada di kisaran 4 hingga 6 persen.
Data BPS ini menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk merumuskan kebijakan pengentasan kemiskinan yang lebih tepat sasaran. Program bantuan sosial dan pemberdayaan ekonomi menjadi kunci untuk menekan angka ini kembali turun.