PANGKALPINANG — Komitmen itu kembali ditegaskan dalam peringatan Hari Lanjut Usia Nasional ke-30 yang digelar di Gedung H. Awi, Kelurahan Keramat, Rabu (17/6). Acara bertema “Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh” ini dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Agustu Efendi yang mewakili Wali Kota Saparudin dan Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna.
Agustu menyampaikan bahwa panjang umur merupakan nikmat yang wajib disyukuri dan dimanfaatkan sebaik-baiknya. “Mencatat karunia Sang Pencipta takkan pernah terbilang, namun salah satu nikmat paling nyata adalah panjang umur,” ujarnya di hadapan ratusan peserta.
Salah satu terobosan yang disiapkan Pemkot Pangkalpinang adalah layanan home care. Tenaga kesehatan akan mendatangi langsung rumah-rumah lansia yang mengalami kesulitan menuju fasilitas kesehatan.
Selain itu, ruang pelayanan geriatri di Rumah Sakit Depati Hamzah sudah beroperasi. Pemerintah kota juga menyediakan santunan dan bantuan untuk menunjang kualitas hidup warga lanjut usia.
Agustu mengingatkan bahwa penurunan fisik—penglihatan kabur atau kekuatan berkurang—bukan alasan untuk berhenti berkarya. Ia mencontohkan lansia di Jepang, Tiongkok, dan Singapura yang tetap aktif dan produktif.
“Kematian tak mengenal usia. Lansia tetap berpeluang aktif,” kata Agustu. Ia mendorong para peserta untuk rajin bersosialisasi, berolahraga, bersenam, hingga memanfaatkan media sosial sebagai sarana berkarya.
Menurut Agustu, aktivitas positif yang padat justru menjaga kesehatan fisik dan mental lansia. Peringatan ini, lanjutnya, diharapkan memperkuat silaturahmi antarwarga sekaligus menanamkan pemahaman bahwa usia lanjut bukan pembatas untuk terus berbuat dan bermanfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitar.
Wali Kota Saparudin dan Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna tidak dapat hadir karena sedang memimpin evaluasi kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah, Camat, dan Lurah se-Kota Pangkalpinang.