BANGKALAN — Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) menggelar Job Fair 2026. Ribuan pencari kerja dari berbagai latar belakang pendidikan memadati Pendopo Agung Bangkalan pada Rabu (10/6/2026).
Total 3.345 lowongan pekerjaan dari 32 perusahaan dibuka dalam kegiatan ini. Angka ini menjadi harapan baru bagi para pencari kerja lokal yang selama ini kesulitan menembus pasar tenaga kerja formal.
Pemkab Bangkalan mencatat tingkat pengangguran terbuka turun dari 5,43 persen pada 2024 menjadi 5,34 persen pada 2025. Meski menurun, angka ini dinilai masih cukup tinggi dan memerlukan langkah lanjutan.
Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyebut, Job Fair menjadi jembatan antara kebutuhan dunia usaha dengan tenaga kerja lokal yang siap bersaing di sektor industri. Kesempatan ini terbuka bagi lulusan SMA, SMK, perguruan tinggi, hingga para fresh graduate.
Pemerintah daerah tidak berhenti pada penyelenggaraan bursa kerja. Pemkab juga memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui program pelatihan dan peningkatan kompetensi kerja.
“Dengan total 3.345 lowongan pekerjaan yang disediakan, kami berharap kegiatan ini mampu menyerap tenaga kerja lokal sehingga dapat menurunkan angka pengangguran di Bangkalan,” ujar Lukman.
Menurutnya, langkah ini penting untuk menghadapi masuknya investasi dan pertumbuhan sektor industri di Bangkalan. Dunia usaha membutuhkan tenaga kerja dengan kemampuan dan keterampilan memadai.
Lukman berharap Job Fair 2026 mampu memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Ia juga menargetkan kegiatan ini menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Harapan kami, semakin banyak warga Bangkalan yang terserap dunia kerja sehingga kesejahteraan masyarakat dan ekonomi daerah ikut meningkat,” pungkasnya.