Pemprov Babel Intensifkan Peninjauan ke SMK, Gubernur Hidayat Arsani Dorong Pemerataan Fasilitas dan Kesejahteraan Guru

Penulis: Yusrizal Ahmad  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 20:36:31 WIB
Gubernur Hidayat Arsani meninjau langsung sarana prasarana SMK di Belitung untuk pemerataan fasilitas pendidikan.

PANGKALPINANG — Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memulai rangkaian kunjungan kerja ke sekolah-sekolah menengah sebagai bagian dari upaya membenahi ekosistem pendidikan. Gubernur Hidayat Arsani secara langsung turun ke lapangan untuk melihat kondisi sarana prasarana dan berdialog dengan para guru.

Dua SMK di Belitung Jadi Lokasi Awal Peninjauan

Kunjungan perdana dilakukan pada 8 Juni lalu. Hidayat Arsani meninjau SMK Negeri 1 Badau dan SMK Yaperbel Tanjung Pandan. Di dua sekolah itu, ia berdialog dengan siswa, guru, dan tenaga kependidikan.

"Kita meninjau langsung untuk berdialog secara langsung dengan para siswa, guru, dan tenaga kependidikan guna menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di lapangan," kata Hidayat dalam keterangannya di Pangkalpinang, Selasa.

Bukan Sekadar Inspeksi, Tapi Menyerap Aspirasi Guru

Peninjauan ini tidak hanya menyoroti proses belajar mengajar di dalam kelas. Gubernur juga memeriksa secara detail fasilitas dan sarana prasarana penunjang pendidikan yang tersedia di setiap sekolah. Pemerintah daerah ingin memastikan tidak ada kesenjangan fasilitas antar sekolah.

"Langkah ini akan menjadi fondasi kuat dalam mencetak generasi emas yang unggul, berdaya saing dan siap membangun daerah di masa yang akan datang," ujar Hidayat.

Generasi Muda Diingatkan soal Tantangan Masa Depan

Di sela-sela peninjauan, Hidayat Arsani juga memberikan motivasi kepada para pelajar. Ia menekankan pentingnya ilmu pengetahuan dan karakter dalam menghadapi persaingan global.

"Generasi muda jangan pernah lelah dalam menuntut ilmu dan mengasah keterampilan, karena tantangan masa depan hanya bisa dihadapi dengan bekal ilmu pengetahuan dan karakter yang kuat," pesannya.

Kolaborasi Jadi Kunci Perbaikan Ekosistem Pendidikan

Gubernur menegaskan, perbaikan kualitas pendidikan di Babel tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi solid antara pemda, pihak sekolah, dan seluruh pemangku kepentingan.

Menurut dia, dengan perhatian yang diberikan secara berkelanjutan, kualitas pendidikan di Bangka Belitung akan semakin mantap dan inklusif. "Melalui peninjauan langsung ini, saya berharap dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang semakin maju, inklusif, dan akomodatif terhadap perkembangan zaman," pungkasnya.

Reporter: Yusrizal Ahmad
Sumber: babel.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top