BANGKA — Rangkaian aksi peduli lingkungan itu akan dipusatkan di kawasan pesisir Pantai Takari, tepatnya di Desa Rebo, pada pukul 07.30 WIB. Selain penanaman bibit mangrove, agenda tersebut juga mencakup penyerahan penghargaan sekolah Adiwiyata dan bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Mengusung tema “Alam Inspirasiku, Menyongsong Masa Depan Lebih Indah”, kegiatan ini dirancang sebagai gerakan kolektif menjaga ekosistem pesisir. Salah satu puncak acara adalah peluncuran gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang digagas PLTU Bangka.
Bupati Bangka Fery Insani dan Kepala DLH Bangka Boy Yandra dijadwalkan hadir langsung. Manajer Unit PLTU Bangka I Gusti Ngurah Putra Astawa serta Manajer UPK PLN Babel Anton Wibisono juga akan turut serta dalam kegiatan tersebut.
PLN NPS PLTU Bangka menekankan bahwa upaya konservasi mangrove merupakan bagian dari strategi iklim yang lebih luas. Tidak hanya soal mengurangi emisi, perusahaan juga fokus menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan laut.
“Di setiap hamparan hutan, di setiap akar mangrove yang melindungi pesisir, tersimpan harapan bagi masa depan bumi,” demikian pernyataan resmi PLN NPS PLTU Bangka dalam rilisnya.
Melalui program konservasi mangrove, pelestarian hutan, dan rehabilitasi ekosistem pesisir, PLTU Bangka berkomitmen menghadirkan dampak positif bagi lingkungan. Perusahaan menyebut bahwa setiap aksi keberlanjutan ini ditujukan untuk generasi mendatang.
Gerakan ASRI yang diluncurkan kali ini diharapkan menjadi program berkelanjutan yang melibatkan masyarakat pesisir di sekitar Desa Rebo dan wilayah pesisir Bangka lainnya.