TANJUNGPANDAN — Rombongan jamaah haji asal Belitung akan menempuh perjalanan udara hampir 22 jam sebelum tiba di kampung halaman. Mereka berangkat dari Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah pukul 01.20 waktu Arab Saudi menggunakan Saudi Airlines.
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Belitung, Fitriatun, memastikan seluruh tahapan kepulangan telah dikoordinasikan. "Para jamaah berangkat dari Jeddah pukul 01.20 Waktu Arab Saudi menggunakan pesawat Saudi Airlines dan diperkirakan tiba di Palembang pukul 14.50 WIB," ujarnya, Jumat (5/6).
Setelah mendarat di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, para jamaah wajib menjalani karantina selama tiga hingga empat jam. Prosedur ini menjadi standar bagi jamaah haji yang kembali ke Tanah Air.
Rombongan kemudian melanjutkan penerbangan menuju Pangkalpinang pukul 18.50 WIB dan tiba di Bandara Depati Amir pukul 19.40 WIB. Fitriatun menjelaskan, jamaah haji Belitung tidak turun dari pesawat saat transit di Pangkalpinang. "Setelah jamaah Pangkalpinang turun dan proses bagasi selesai, rombongan langsung melanjutkan perjalanan menuju Belitung pukul 20.40 WIB," jelasnya.
Penerbangan lanjutan dari Pangkalpinang ke Belitung menggunakan pesawat Garuda Indonesia. Pesawat diperkirakan mendarat di Bandara Internasional H. AS Hanandjoeddin Tanjungpandan pukul 21.15 WIB.
Kedatangan 42 jamaah haji ini akan disambut secara resmi oleh Bupati Belitung beserta jajaran forkopimda. "Nanti akan ada penyambutan kepulangan jamaah haji asal Belitung di Bandara Internasional H. AS Hanandjoeddin," kata Fitriatun.
Prosesi seremonial di bandara menjadi tradisi tahunan Pemkab Belitung untuk menyambut warganya yang baru menunaikan ibadah haji. Seluruh rangkaian kepulangan dijadwalkan berlangsung dalam satu hari tanpa menginap di kota transit.