PT Timah Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila Serentak di 9 Wilayah, Ribuan Karyawan dari Pangkalpinang hingga Jakarta Ikut Serta

Penulis: Nofrizal Hasan  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 13:37:22 WIB
Direksi PT Timah memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara serentak di sembilan wilayah.

PANGKALPINANG — Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi yang terbesar dalam sejarah PT Timah. Perusahaan BUMN itu mengerahkan seluruh direksi untuk memimpin jalannya upacara di sembilan titik berbeda secara bersamaan, mulai dari kantor pusat di Pangkalpinang hingga anak perusahaan di Jakarta.

Direktur Operasi Handy Geniardi bertindak sebagai inspektur upacara di kantor pusat Pangkalpinang. Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Fina Eliani memimpin upacara di Belinyu, dan Direktur Produksi dan Komersial Ilhamsyah Mahendra di kawasan perbengkelan Balai Karya, Sungailiat.

Direktur SDM Ratih Mayasari menjadi pembina upacara di Area Kundur. Wakil Direktur Utama Harry Budi Sidharta memimpin langsung jalannya upacara di Jakarta sekaligus membacakan amanat resmi dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D.

Tema 2026: Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia

Tema yang diusung tahun ini menegaskan relevansi Pancasila tidak hanya dalam konteks domestik, tetapi juga diplomasi global. Dalam amanat yang dibacakan Harry Budi Sidharta, Kepala BPIP menekankan bahwa peringatan ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum refleksi terhadap implementasi nilai luhur dalam kehidupan sehari-hari.

"Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Di tengah dunia yang diwarnai ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan," ujar Harry Budi Sidharta saat membacakan amanat tersebut.

Nasionalisme Korporasi BUMN Tambang

Pelibatan langsung seluruh direksi sebagai inspektur upacara menunjukkan evolusi cara BUMN modern menerjemahkan tanggung jawab ideologis ke dalam budaya kerja. PT Timah, sebagai perusahaan tambang timah terbesar di Indonesia dengan sejarah panjang sejak era kolonial, memiliki peran strategis dalam menjaga kedaulatan ekonomi nasional.

Kepala BPIP dalam amanatnya juga menyoroti tanggung jawab Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia sesuai amanat konstitusi. "Nilai musyawarah, persatuan, dan kemanusiaan yang terkandung dalam Pancasila menjadi modal penting dalam membangun dunia yang lebih damai," tegasnya.

9 Lokasi Upacara Serentak

Selain Pangkalpinang, Belinyu, Sungailiat, Kundur, dan Jakarta, upacara juga digelar serentak di Muntok, Toboali, Belitung, hingga berbagai anak perusahaan PT Timah. Langkah ini menjadi simbol komitmen perusahaan dalam memperkuat nasionalisme korporasi dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di lingkungan internal.

Bagi ribuan karyawan yang tersebar di wilayah dengan keberagaman suku, agama, dan budaya tinggi seperti Kepulauan Bangka Belitung dan Kepulauan Riau, pesan tersebut memiliki relevansi khusus. Dalam konteks operasional, nilai musyawarah, gotong royong, dan keadilan sosial menjadi fondasi penting dalam hubungan industrial dan keterlibatan dengan masyarakat lokal.

Reporter: Nofrizal Hasan
Sumber: journalarta.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top