TANJUNGPANDAN — Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Belitung Hilman menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni harus menjadi momentum penguatan komitmen, bukan sekadar ritual tahunan. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman nyata dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Menurut Hilman, Pancasila telah terbukti mampu menjadi perekat di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan golongan yang ada di Belitung. Ia tidak menampik bahwa tantangan bangsa saat ini semakin kompleks.
"Nilai gotong royong, toleransi, persatuan, dan keadilan sosial harus terus kita jaga bersama. Mulai dari lingkungan keluarga, pendidikan, hingga pelayanan publik," ujarnya di Tanjungpandan, Senin.
Secara khusus, Hilman menyoroti pentingnya pemahaman Pancasila bagi generasi muda di Kabupaten Belitung. Ia menilai nilai-nilai dasar negara ini menjadi fondasi utama untuk membangun karakter penerus bangsa yang kuat, tangguh, dan berintegritas.
Melalui momentum peringatan ini, ia berharap rasa cinta tanah air serta persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya di Bumi Junjung Besaoh, dapat semakin bertumbuh kuat. "Semangat Pancasila harus terus hidup dan membumi dalam setiap langkah serta pengabdian kita untuk daerah, bangsa, dan negara," kata Hilman.
Dalam upacara tersebut, Hilman mendapat kehormatan membacakan teks Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Ia menekankan bahwa pembukaan konstitusi itu mengandung cita-cita luhur para pendiri bangsa yang harus terus dijaga, dirawat, dan diwujudkan oleh seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.
Hilman optimistis, dengan memegang teguh semangat Pancasila, masyarakat dan pemerintah daerah dapat menghadapi berbagai tantangan zaman sekaligus mewujudkan pembangunan yang membawa kesejahteraan bagi warga Belitung.