PANGKALPINANG — Devy Ingson membacakan sambutan Wali Kota di hadapan para peserta, dewan guru, dan kepala sekolah yang memenuhi halaman sekolah. Dalam pesannya, Wali Kota menekankan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang mencari juara.
“Hari ini bukan hanya tentang lomba. Hari ini adalah tempat kalian belajar percaya diri, berani, tapi belajar menunjukkan bakat dan kreativitas yang kita miliki,” ujar Devy di hadapan puluhan siswa yang duduk rapi di kursi plastik.
Devy menilai FLS3N menjadi wadah strategis untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kreatif dan berkarakter. Ia menyebut, dari panggung sederhana seperti ini bisa lahir anak-anak hebat yang kelak membawa nama sekolah, daerah, hingga bangsa.
“Kegiatan FLS3N ini sangat baik karena mampu menjadi wadah untuk membentuk generasi muda yang kreatif berkarakter dan berbudaya,” katanya menambahkan.
Kepada para peserta yang tampak gugup di belakang panggung, Devy menyampaikan pesan khusus. Ia mengingatkan bahwa keberanian untuk tampil di depan umum adalah pencapaian yang tidak semua orang mampu lakukan.
“Anak-anak yang saya banggakan, jangan takut salah ketika tampil. Yang penting berani mencoba. Menang itu membanggakan, tetapi keberanian untuk tampil di depan umum adalah langkah hebat yang tidak semua orang mampu melakukannya,” pesan Devy.
Devy juga mengapresiasi peran guru, kepala sekolah, dan orang tua yang terus mendampingi anak-anak. Menurutnya, dukungan dari lingkungan terdekat menjadi faktor penuh agar anak-anak berkembang tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga seni dan sastra.
Acara FLS3N tingkat SD Kota Pangkalpinang tahun 2026 secara resmi dibuka dengan ucapan “Bismillahirrahmanirrahim” dan ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan siswa. Pantauan di lokasi, para peserta tampak antusias mengikuti lomba yang terbagi dalam beberapa kategori seni dan sastra.