KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Pebalap Indonesia Veda Ega Pratama menempati posisi kedua di Moto3 Malaysia 2026 dengan selisih 0,374 detik dari Maximo Quiles, Minggu (1/11/2026). Tambahan 20 poin membawa pebalap Honda Team Asia itu mengumpulkan 131 poin di klasemen. Nama Veda langsung memenuhi media sosial X dan masuk kategori "Sedang hangat dibicarakan" di Indonesia.
Veda Ega Pratama start dari posisi kedelapan di Sirkuit Sepang, sementara Maximo Quiles dari Aspar Team menempati pole position. Pebalap asal Gunungkidul itu terus merangsek ke depan dan sudah berada di posisi kedua ketika balapan menyisakan dua lap.
Quiles keluar sebagai pemenang dengan catatan waktu 33 menit 07,634 detik. Veda finis 0,374 detik di belakangnya, hasil yang membuat pebalap Honda Team Asia itu hanya kalah tipis dari rider Spanyol tersebut.
Tambahan 20 Poin dan Posisi di Klasemen
Finis runner-up memberi Veda tambahan 20 poin. Kini totalnya 131 poin, sementara Quiles makin kukuh di puncak klasemen dengan raihan 376 poin.
Hasil di Sepang memperlihatkan Veda mampu bersaing di barisan depan pada pengujung musim. Performa itu memantik ekspektasi warganet terhadap penampilannya musim depan.
Warganet Soraki Veda di Media Sosial X
Ucapan selamat membanjiri X tak lama setelah balapan usai. Nama "Veda" masuk kategori "Sedang hangat dibicarakan", dengan pengguna menyoroti kemampuan pebalap rookie Indonesia itu menantang dominasi KTM.
"VEDA ASLI ELU KEREN BANGET SATU-SATUNYA RIDER HONDA YANG BATTLE DI BARISAN DEPAN MELAWAN KTM DI SEPANG! SUPERB RIDING BY THE INDONESIAN ROOKIE!????????????????????????," tulis @ScherazadeMS.
"Talentanya luar biasa VEDA????????," ujar @noturcmpny.
"Edannn sih seru banget race nya, selamat veda ????," kata @habibsatrio18.
Pengguna @anabulsedih menyoroti asal pebalap: "arek gunungkidul in action." Sementara @adisubagja_ menantikan musim depan: "veda di akhir akhir musim, settingan motornya udah cocok, jadi penasaran musim depan kaya gimana."
Jalur Veda Menuju Barisan Depan
Sepanjang balapan di Sepang, Veda harus melewati sejumlah rider dari posisi start kedelapan. Kemampuannya menjaga ritme di lap-lap akhir membuatnya tetap menempel Quiles hingga garis finis.
Selisih di bawah setengah detik menunjukkan Veda tidak sekadar bertahan, tetapi ikut menentukan tempo di kelompok terdepan. Catatan waktu Quiles sendiri menjadi acuan bahwa persaingan di Moto3 Malaysia 2026 berlangsung ketat.
Relevansi bagi Penggemar dan Industri
Bagi penggemar motorsport Indonesia, hasil di Sepang menjadi sinyal bahwa pebalap lokal bisa kompetitif di level dunia. Bagi tim dan sponsor, konsistensi Veda di akhir musim memperkuat nilai komersialnya menjelang bursa pembalap musim depan.
Honda Team Asia mendapat tambahan modal citra dari penampilan salah satu ridernya. Sementara KTM, yang mendominasi barisan depan menurut warganet, menghadapi tekanan baru dari pebalap rookie Indonesia tersebut.