TOBOALI — Keretakan terlihat pada beberapa bagian dinding saluran irigasi di Desa Rias, Kecamatan Toboali. Pantauan di lokasi pada Minggu (25/10/2026) menemukan bagian yang retak dan berlubang, lalu ditutup menggunakan lapisan acian semen. Perbaikan dengan acian itu belum menjelaskan apakah kerusakan hanya di permukaan atau menyentuh kekuatan struktur.
Nilai pagu proyek tercatat Rp43.086.980.000. Kontraknya bernomor HK.02.01/02/KONST/E-PUR/BWS.4.7.1/2026, dengan pelaksana PT Graha Anugerah Lestari. Pengawasan dikerjakan konsultan supervisi PT Geodinamik Konsultan KSO bersama PT Jasa Perencana Nusantara.
Keretakan Muncul Sebelum Pekerjaan Selesai
Masa pelaksanaan proyek 270 hari kalender sejak 30 Maret 2026. Artinya, pekerjaan belum memasuki tahap akhir ketika keretakan dilaporkan muncul. Jaringan irigasi ini diproyeksikan menopang kebutuhan air pertanian warga dalam jangka panjang.
Keretakan pada saluran baru menimbulkan pertanyaan soal mutu pekerjaan. Pemeriksaan teknis dibutuhkan untuk memastikan penyebab retak, kualitas material, metode pelaksanaan, serta kesesuaian hasil dengan spesifikasi teknis dan dokumen kontrak.
Apa yang Harus Dijawab Pemeriksaan Teknis
Belum ada kepastian apakah keretakan hanya pada lapisan permukaan atau berpotensi memengaruhi kekuatan struktur saluran. Hasil pemeriksaan menjadi syarat sebelum bangunan dinyatakan memenuhi persyaratan mutu.
Proyek ini bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Nilainya menempatkan rehabilitasi jaringan irigasi Rias sebagai salah satu pekerjaan infrastruktur pertanian bernilai besar di Bangka Selatan.
Dampak ke Petani Jika Mutu Bermasalah
Jaringan irigasi berfungsi mengalirkan air ke lahan pertanian warga. Kalau saluran retak dan bocor, pasokan air bisa terbuang sebelum mencapai petak sawah. Perbaikan berulang juga berpotensi membebani anggaran daerah maupun pusat.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pelaksana proyek, konsultan supervisi, maupun instansi pemberi tugas mengenai temuan keretakan. Pemeriksaan teknis oleh pihak berwenang masih ditunggu sebagai dasar penilaian.