Pencarian

Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan Sebut Pemerataan Pendidikan Butuh Jembatan Desa hingga Tunjangan Guru

Selasa, 27 Oktober 2026 • 13:16:01 WIB
Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan Sebut Pemerataan Pendidikan Butuh Jembatan Desa hingga Tunjangan Guru
Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan menilai pemerataan pendidikan memerlukan dukungan infrastruktur hingga kesejahteraan guru.

JAKARTA — Syahganda menilai pemerintah sudah bekerja keras memperluas akses pendidikan, termasuk melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Namun ia mengakui berbagai upaya itu belum terkomunikasikan dengan baik kepada masyarakat.

Menurut Syahganda, publik perlu memahami upaya pemerintah secara utuh. Cakupannya mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan peran guru, hingga pembangunan infrastruktur yang memudahkan anak-anak menjangkau sekolah.

Infrastruktur Jadi Penentu Keberhasilan Pendidikan

Keberhasilan pembangunan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh program yang berlangsung di ruang kelas. Pemerintah juga dinilai perlu mengatasi hambatan yang dihadapi masyarakat untuk memperoleh pendidikan, terutama di daerah terpencil.

Salah satu bentuk nyata komitmen terhadap pemerataan pendidikan terlihat dari upaya memperluas akses pembelajaran hingga ke desa-desa. Program digitalisasi pendidikan dan penguatan peran guru menjadi bagian dari langkah tersebut.

"Pemerintah sudah bekerja keras, termasuk Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, tetapi berbagai upaya tersebut belum terkomunikasikan dengan baik kepada masyarakat," ujar Syahganda.

Jembatan Penghubung Desa Terpencil Jadi Contoh Konkret

Pemerataan pendidikan tidak cukup hanya dengan menghadirkan program pembelajaran dan tenaga pendidik. Infrastruktur memadai menjadi kebutuhan mendasar, terutama bagi anak-anak di wilayah dengan kondisi geografis sulit.

Syahganda mencontohkan pembangunan jembatan yang menghubungkan desa-desa terpencil yang sebelumnya terpisah oleh sungai. Dengan adanya jembatan tersebut, masyarakat, khususnya anak-anak, kini dapat bersekolah dengan lebih mudah.

"Sebagai contoh, pembangunan jembatan-jembatan yang menghubungkan desa-desa terpencil yang sebelumnya terpisah oleh sungai. Dengan adanya jembatan tersebut, masyarakat, khususnya anak-anak, kini dapat bersekolah dengan lebih mudah," katanya.

Kolaborasi Lintas Kementerian dan Perhatian pada Guru

Pembangunan infrastruktur pendidikan membutuhkan kolaborasi lintas kementerian. Dukungan terhadap sarana dan prasarana harus berjalan beriringan dengan kebijakan peningkatan kualitas pembelajaran agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Selain akses sekolah, Syahganda menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesejahteraan guru. Dukungan melalui tunjangan dan berbagai bantuan dinilai sebagai bagian penting dari upaya memperkuat sektor pendidikan.

"Perhatian pemerintah terhadap nasib guru selama ini begitu luar biasa, baik melalui pemberian tunjangan maupun berbagai bantuan lainnya. Perhatian tersebut diberikan kepada guru yang sudah tercatat sebagai aparatur sipil negara (ASN) maupun yang belum tercatat sebagai ASN," ucap Syahganda.

Ia meyakini pendidikan bermutu menjadi salah satu jalan bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup. Pendekatan yang menggabungkan program pembelajaran, infrastruktur, dan kesejahteraan guru itu disebutnya sebagai pekerjaan bersama.

Follow belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: babel.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks