Pencarian

Brantas Abipraya Raih Prominent Awards 2026, Bangun 18 Sekolah Rakyat

Jumat, 25 September 2026 • 08:22:31 WIB
Brantas Abipraya Raih Prominent Awards 2026, Bangun 18 Sekolah Rakyat
Perwakilan PT Brantas Abipraya (Persero) menerima penghargaan "Excellence in High-Impact Infrastructure Delivery" pada Prominent Awards 2026 di Jakarta, Rabu (23/9).

KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — PT Brantas Abipraya (Persero) meraih penghargaan "Excellence in High-Impact Infrastructure Delivery" pada Prominent Awards 2026 di Jakarta, Rabu (23/9). Penghargaan ini menempatkan perusahaan konstruksi pelat merah itu dalam Klaster BUMN dan Anak Usaha BUMN pada ajang bertema "Indonesia Berdaya".

Paragraf pembuka: Penyelenggaraan keempat Prominent Awards tahun ini memberikan 33 penghargaan kepada institusi, perusahaan, dan pemimpin dari berbagai sektor. Penilaian mencakup inovasi, kontribusi, serta dampak yang dihasilkan bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia. Bagi Brantas Abipraya, apresiasi ini menegaskan posisi perusahaan sebagai pelaksana proyek strategis yang tidak berhenti pada penyelesaian fisik.

Dari Konstruksi ke Manfaat Nyata

Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero), Dian Sovana, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur punya arti lebih luas ketika hasilnya mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Nilai sebuah proyek, katanya, tidak hanya diukur dari selesainya konstruksi.

"Bagi kami, sebuah karya infrastruktur tidak berhenti ketika konstruksinya selesai. Nilai sebuah proyek juga terlihat dari bagaimana infrastruktur tersebut dapat digunakan, memberikan manfaat, dan menjawab kebutuhan masyarakat. Prinsip inilah yang terus kami bawa dalam menjalankan berbagai penugasan perusahaan," ujar Dian.

18 Sekolah Rakyat di Tujuh Wilayah

Karya yang paling mencerminkan pendekatan itu adalah pembangunan 18 Sekolah Rakyat yang tersebar di sejumlah provinsi. Lokasinya meliputi Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Jawa Barat 1, Jawa Barat 2, Jawa Timur, Sulawesi Utara, dan Lampung.

Pembangunan sekolah ini menyasar daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses pendidikan. Kehadiran 18 Sekolah Rakyat itu memperluas daya tampung siswa sekaligus mendekatkan fasilitas belajar ke wilayah yang sebelumnya minim infrastruktur pendidikan.

Ketahanan Air Jadi Prioritas

Kebutuhan masyarakat terhadap infrastruktur juga kian erat kaitannya dengan pengelolaan sumber daya air. Pola cuaca yang berubah dan risiko kekeringan di sejumlah wilayah membuat ketahanan air menjadi bagian penting dalam pembangunan nasional.

Brantas Abipraya selama ini dikenal lewat proyek bendungan, irigasi, dan pengendalian banjir. Portofolio itu relevan dengan tantangan iklim yang membuat pasokan air bersih dan air irigasi makin rentan.

Jejak Proyek di Dalam dan Luar Negeri

Selain sekolah dan infrastruktur air, perusahaan juga mengerjakan proyek pendidikan di luar negeri. Brantas Abipraya membangun Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) di Malaysia, fasilitas pendidikan dengan daya tampung 800 siswa.

Deretan proyek itu memperlihatkan pergeseran peran BUMN konstruksi. Bukan lagi sekadar mengejar penyelesaian target fisik, tetapi juga mengukur keberhasilan dari seberapa besar manfaat yang dirasakan warga.

Penutup: Penghargaan Prominent Awards 2026 menambah rekam jejak Brantas Abipraya di sektor infrastruktur. Bagi publik, yang paling menentukan bukan trofi di atas panggung, melainkan apakah sekolah, bendungan, dan jaringan irigasi itu benar-benar terpakai dan terawat dalam jangka panjang.

Follow belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekbis.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks