Pencarian

Pemkot Pangkalpinang Serahkan Rumah Layak Huni di Air Kepala Tujuh, 2.000 Unit Masih Antre

Rabu, 23 September 2026 • 05:47:02 WIB
Pemkot Pangkalpinang Serahkan Rumah Layak Huni di Air Kepala Tujuh, 2.000 Unit Masih Antre
Wali Kota Pangkalpinang menyerahkan kunci rumah layak huni kepada Usman, warga Kelurahan Air Kepala Tujuh.

PANGKALPINANG — Penyerahan rumah layak huni berlangsung di kediaman Usman, warga Kelurahan Air Kepala Tujuh. Wali Kota Pangkalpinang hadir langsung dan menyerahkan kunci kepada penerima manfaat. Perusahaan tambang PT Asari Tambang Group menjadi penyandang dana rumah tersebut.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan rasa syukur atas perhatian dunia usaha terhadap pembangunan kota. Selain rumah, perusahaan yang sama turut membangun toilet umum, masjid, dan gereja di beberapa titik.

Kontribusi Perusahaan: Rumah, Toilet Umum, hingga Tempat Ibadah

Wali Kota menegaskan bantuan yang masuk ke Pangkalpinang tidak berhenti di satu unit rumah. Ada pula fasilitas umum dan tempat ibadah yang dibangun atas dukungan perusahaan.

"Hari ini kita meresmikan dan menyerahkan rumah layak huni bantuan dari PT Asari Tambang Group. Kami ucapkan terima kasih kepada perusahaan yang telah membantu pembangunan di Kota Pangkalpinang. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat, begitu juga masjid dan gereja yang dibangun dapat digunakan dengan baik untuk beribadah," ujar Wali Kota.

Pernyataan itu disampaikan di hadapan warga yang menyaksikan serah terima. Wali Kota juga menyebut bantuan serupa sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan masyarakat setempat.

2.000 Rumah Tak Layak Huni Masih Menunggu Penanganan

Di balik penyerahan satu unit rumah, Pemkot Pangkalpinang masih menghadapi pekerjaan besar. Wali Kota menyebut sekitar 2.000 rumah di kota itu masuk kategori tidak layak huni.

Jumlah itu jauh melampaui unit yang diserahkan pada Selasa (22/09/2026). Artinya, kebutuhan rumah layak huni di Pangkalpinang belum terselesaikan hanya lewat bantuan satu perusahaan.

Pemkot belum memerinci jadwal penanganan ribuan rumah tersebut. Namun pernyataan Wali Kota memberi sinyal bahwa kolaborasi dengan dunia usaha masih dibutuhkan untuk menutup selisihnya.

Mengapa Bantuan Perusahaan Jadi Andalan

Anggaran daerah punya batas. Karena itu, Pemkot membuka ruang bagi perusahaan yang beroperasi di Pangkalpinang untuk ikut menanggung pembangunan rumah warga.

Pola ini bukan hal baru di daerah penghasil timah tersebut. Perusahaan tambang kerap diminta menyalurkan program tanggung jawab sosial ke lingkungan sekitar wilayah operasi.

Wali Kota menyatakan terima kasih kepada perusahaan yang telah berkontribusi, tidak hanya berupa rumah layak huni. Ia berharap bantuan yang sudah diserahkan bisa dipakai dan dirawat dengan baik oleh penerima.

Bagi warga Air Kepala Tujuh, serah terima itu menutup penantian satu keluarga. Sementara bagi Pemkot, daftar 2.000 rumah tak layak huni masih menanti langkah berikutnya.

Follow belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ayobangka.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks