Pencarian

PT TIMAH dan BPBD Bangka Barat Kerahkan 15 Tangki Air Bersih untuk Warga Mentok yang Dilanda Kekeringan

Selasa, 22 September 2026 • 13:17:01 WIB
PT TIMAH dan BPBD Bangka Barat Kerahkan 15 Tangki Air Bersih untuk Warga Mentok yang Dilanda Kekeringan
BPBD Bangka Barat dan PT TIMAH mengerahkan 15 tangki air bersih untuk warga Mentok yang dilanda kekeringan.

BANGKA BARAT — Kepala BPBD Bangka Barat Syafrizal menyatakan pemenuhan kebutuhan air bersih di tengah kekeringan tidak bisa dikerjakan satu pihak saja. Kolaborasi lintas sektor, katanya, menjadi kunci agar distribusi air sampai ke warga yang paling membutuhkan.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui koordinasi BPBD, PT TIMAH, dan Perumdam Tirta Sejiran Setason. Sebanyak 15 tangki air disebar ke titik permukiman yang dinilai paling kekurangan pasokan.

Sumber Air Memprihatinkan, PDAM Cari Alternatif Baru

Syafrizal mengakui kondisi sumber air di wilayah itu sedang tidak baik. Meski begitu, PDAM tetap berupaya mencari sumber baru agar pelayanan ke masyarakat tidak terhenti.

"Sumber air yang ada memprihatinkan, tetapi PDAM tetap berupaya mencari sumber-sumber yang baru agar tetap melakukan pelayanan kepada masyarakat," kata Syafrizal.

Penentuan lokasi tangki tidak dilakukan sepihak. BPBD meminta masukan dari RT, RW, kelurahan, dan desa untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Syafrizal juga mengimbau warga tertib saat mengambil air. Antrean yang teratur membuat distribusi berjalan lancar dan tidak ada warga yang terlewat.

Respons Cepat PT TIMAH Dipuji BPBD

Syafrizal menyebut respons PT TIMAH terhadap permintaan bantuan tergolong cepat. Menurutnya, hal itu membuktikan koordinasi lintas sektor bisa diwujudkan dalam bentuk dukungan nyata.

"PT TIMAH sudah responsif. Hari ini saya sampaikan surat, besok pagi langsung dipesan. Ini merupakan nilai plus atas kerja sama dan kolaborasi kita," ujarnya.

Warga Tanjung: Biaya Beli Air Kini Bisa Dialihkan

Bantuan tersebut disambut warga Kelurahan Tanjung. Nurisa, warga RT 02 RW 14, mengatakan tangki penampungan memudahkan warga mendapatkan air saat distribusi dilakukan.

Faridah, warga RT 03 RW 14, mengaku terbantu karena selama ini warga kesulitan memperoleh air layak pakai. Warga terpaksa membeli air untuk kebutuhan sehari-hari.

"Alhamdulillah, selama ini air kita beli. Uangnya bisa digunakan untuk membeli kebutuhan lainnya," tutupnya.

Follow belitungterkini.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: okeyboz.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Berita Terkini

Indeks