PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang kembali menunjukkan keseriusannya dalam pembinaan olahraga usia dini. Sebanyak 80 atlet pencak silat dari perguruan Satria Muda Indonesia (SMI) resmi dilepas untuk bertanding di Kejuaraan Daerah (Kejurda) yang berlangsung di Mentok, Kabupaten Bangka Barat.
Prosesi pelepasan berlangsung di halaman Rumah Dinas Residen Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (14/5/2026). Wali Kota Saparudin secara langsung memimpin upacara pemberangkatan para atlet yang datang dari berbagai kelompok usia dan kelas pertandingan tersebut.
Motivasi Wali Kota: “Bawa Harum Nama Kota”
Dalam sambutannya, Saparudin menegaskan bahwa dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga prestasi tidak main-main. Ia menyebut para atlet muda ini memiliki potensi untuk bersaing tidak hanya di tingkat provinsi, tetapi juga di kancah nasional.
“Kami ingin atlet-atlet muda Pangkalpinang terus berkembang. Jangan puas hanya di tingkat daerah, target kita adalah tingkat nasional,” ujar Saparudin di hadapan para peserta dan official yang hadir.
Pelepasan di Rumah Dinas, Tanda Dukungan Penuh
Pemilihan lokasi pelepasan di rumah dinas wali kota dinilai bukan sekadar seremoni. Hal ini menunjukkan bahwa pembinaan atlet muda menjadi perhatian langsung dari pucuk pimpinan daerah. Para pesilat yang diberangkatkan berasal dari berbagai kategori, mulai dari usia dini hingga remaja, yang telah melalui proses seleksi dan latihan intensif sebelumnya.
Kejurda di Mentok sendiri akan menjadi ajang pembuktian bagi para atlet binaan SMI. Kompetisi ini diikuti oleh kontingen dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Target: Lahirkan Atlet Nasional dari Pangkalpinang
Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap ajang seperti Kejurda dapat menjadi batu loncatan bagi para atlet untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan dukungan penuh dari pemerintah, bukan tidak mungkin atlet pencak silat asal Pangkalpinang akan mengharumkan nama Indonesia di masa depan.
“Ini investasi jangka panjang. Kami tidak hanya ingin menang di Kejurda, tapi juga menyiapkan mereka untuk PON dan even internasional,” pungkas Saparudin.