Lionel Messi berpeluang melewati rekor 17 kemenangan milik Miroslav Klose saat membela Argentina di Piala Dunia 2026 mendatang. Kapten Tim Tango tersebut hanya membutuhkan dua kemenangan tambahan untuk menjadi pemain dengan jumlah kemenangan terbanyak sepanjang sejarah turnamen.
Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko bakal menjadi panggung pembuktian bagi Lionel Messi. Megabintang berjuluk La Pulga ini berada di ambang sejarah besar untuk melampaui pencapaian legenda sepak bola Jerman, Miroslav Klose. Saat ini, Messi telah mengoleksi 16 kemenangan dari total 26 penampilannya di putaran final Piala Dunia.
Skenario Rekor Baru di Fase Grup J
Peluang Messi untuk mengukir sejarah terbuka sangat lebar sejak putaran awal kompetisi. Argentina dijadwalkan bersaing di Grup J bersama Aljazair, Austria, dan Yordania. Jika tim asuhan Lionel Scaloni mampu menyapu bersih dua laga awal dengan kemenangan, maka Messi resmi menyandang status sebagai pemain dengan kemenangan terbanyak di dunia.
Statistik mencatat Messi memiliki rasio kemenangan sebesar 0,62 per pertandingan. Meski rasionya masih di bawah Klose yang mencapai 0,71, konsistensi Messi bermain di lima edisi berbeda memberikan keunggulan tersendiri. Rekor kemenangan terbanyak ini menjadi salah satu dari sedikit pencapaian individu yang belum dikuasai oleh pemain Inter Miami tersebut.
Perbandingan Statistik Messi versus Miroslav Klose
Miroslav Klose memegang takhta ini sejak Piala Dunia 2014 di Brasil. Mantan penyerang Bayern Munchen itu mencatatkan 17 kemenangan dari 24 laga. Berikut adalah rincian kemenangan kedua pemain tersebut:
- Miroslav Klose (Jerman): 17 Kemenangan (5 di 2002, 5 di 2006, 3 di 2010, 4 di 2014).
- Lionel Messi (Argentina): 16 Kemenangan (2 di 2006, 4 di 2010, 5 di 2014, 1 di 2018, 4 di 2022).
Evolusi Peran Messi Sejak Edisi 2006
Perjalanan Messi mengejar rekor ini dimulai pada Piala Dunia 2006 di Jerman, di mana ia hanya mencatatkan dua kemenangan saat Argentina terhenti di perempat final. Puncak performa kolektifnya terjadi pada edisi 2014 dengan lima kemenangan saat membawa Albiceleste ke final, serta edisi 2022 di Qatar ketika ia akhirnya mengangkat trofi juara dunia.
Kini, publik sepak bola menanti apakah Messi mampu menuntaskan misi tersebut di Amerika Utara. Dengan komposisi skuad Argentina yang masih kompetitif, melampaui angka 17 kemenangan milik Klose bukan sekadar ambisi, melainkan target yang sangat realistis untuk dicapai sebelum Messi memutuskan gantung sepatu dari level internasional.