KOBA — Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Tengah Abdullah Adhari merinci pos penggunaan anggaran Rp273 juta tersebut. Menurut dia, dana dari APBD itu menyasar kebutuhan makan dan minum, pengadaan spanduk, administrasi, serta alat tulis kantor selama penyelenggaraan MTQH XV Babel 2026.
"Anggaran sebesar Rp273 juta tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Bangka Tengah dan diperuntukkan bagi sejumlah kebutuhan pelaksanaan MTQH, di antaranya makan dan minum, pengadaan spanduk, administrasi, serta alat tulis kantor," kata Adhari di Koba, Rabu.
MTQH XV Babel 2026 dijadwalkan berlangsung 23 hingga 28 November 2026. Rentang enam hari itu menjadi dasar penghitungan kebutuhan konsumsi dan fasilitas peserta.
Pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan sejumlah penyedia untuk memastikan ketersediaan fasilitas dan kebutuhan pendukung kegiatan. Persiapan mencakup pelaksanaan perlombaan, pelayanan administrasi, konsumsi, dan fasilitas bagi peserta serta seluruh pihak yang terlibat.
"Koordinasi dengan penyedia terus dilakukan agar seluruh kebutuhan pendukung dapat terpenuhi dan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai rencana," ujar Adhari.
Bangka Tengah tidak hanya menyiapkan perlombaan. Pemerintah kabupaten juga menargetkan pelayanan terbaik bagi seluruh kafilah dari kabupaten dan kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang mengikuti ajang tersebut.
Penyelenggaraan MTQH XV Babel 2026 disebut sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan pembinaan kehidupan keagamaan. Ajang ini juga memberi ruang bagi peserta mengembangkan kemampuan membaca dan memahami Al Quran serta hadis.
Alokasi Rp273 juta masuk dalam APBD Kabupaten Bangka Tengah. Besaran itu menutup kebutuhan operasional panitia dan peserta, sementara pelaksanaan lomba menjadi bagian terpisah dari pos belanja tersebut.