KEPULAUAN BANGKA BELITUNG — Bali bukan cuma soal pantai dan sawah terasering. Di balik itu, puluhan air terjun tersembunyi di lembah hijau, dari yang dekat Ubud sampai yang menunggu di dataran tinggi Buleleng. Berikut delapan yang layak kamu sisipkan ke rencana perjalanan.
Sebagian air terjun di Bali bisa dijangkau dalam setengah hari dari kawasan wisata selatan. Sebagian lain butuh perjalanan lebih jauh ke utara, melewati hutan dan kebun cengkih. Pilih sesuai sisa waktu liburanmu.
Tegenungan jadi pilihan paling praktis karena letaknya dekat Ubud dan Denpasar. Airnya berasal dari Sungai Petanu dan jatuh deras ke kolam berbatu yang dikelilingi tebing hijau.
Pengunjung menuruni anak tangga untuk sampai ke dasar, lalu bisa berfoto dari dekat atau menikmati pemandangan dari area atas. Cocok bagi yang hanya punya waktu setengah hari.
Lokasi: Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.
Bentuknya beda dari air terjun kebanyakan. Airnya tidak jatuh lurus, melainkan mengalir bertingkat menuruni dinding batu, tampak seperti tirai putih berlapis.
Bebatuan bertingkat itu menjadikan Kanto Lampo favorit pencinta foto. Jaraknya hanya sebentar dari pusat Kota Gianyar, jadi mudah digabung dengan kunjungan ke Ubud atau Pasar Seni Sukawati.
Lokasi: Desa Beng, Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar.
Tukad Cepung tersembunyi di celah tebing batu yang menyerupai gua. Airnya jatuh dari bibir tebing ke ruang sempit dikelilingi dinding batu tinggi.
Daya tarik utamanya adalah berkas sinar matahari yang menembus celah tebing pada pagi hari. Untuk mencapainya, pengunjung menuruni tangga lalu menyusuri aliran sungai dan bebatuan, jadi pakai alas kaki anti licin.
Lokasi: Desa Tembuku, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli.
Leke Leke berada di dataran tinggi Tabanan, tidak jauh dari kawasan Bedugul. Airnya jatuh tinggi dan ramping dari celah tebing yang tertutup lumut dan tanaman rambat.
Jalan setapak menuju lokasi melewati hutan dan kebun rimbun, suasananya sejuk dan tenang. Tempat ini pas dikunjungi bersamaan dengan Danau Beratan dan Kebun Raya Bali.
Lokasi: Desa Mekarsari, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.
Masih di Desa Kemenuh, tak jauh dari Tegenungan, ada Sumampan yang suasananya lebih lengang. Airnya jatuh dari tebing berhias akar dan tanaman gantung ke kolam lebar di bawahnya.
Sumampan cocok buat kamu yang ingin menikmati air terjun dekat Ubud tanpa keramaian. Kolam di dasarnya cukup luas, tapi tetap perhatikan arus dan kondisi air sebelum masuk.
Lokasi: Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.
Gitgit termasuk yang paling dikenal di Bali utara. Letaknya di tepi jalan raya Singaraja–Bedugul, sering jadi persinggahan wisatawan yang melintas menuju Lovina.
Air terjunnya jatuh tinggi dan ramping di tengah lembah hijau yang lembap. Dari jalan raya, pengunjung berjalan kaki melewati jalan setapak dan kebun warga. Di sekitar kawasan ini ada beberapa air terjun lain yang lebih kecil.
Lokasi: Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.
Sekumpul sering disebut sebagai air terjun terindah di Bali. Namanya mencerminkan bentuknya: sekumpulan air terjun yang jatuh berdampingan dari tebing setinggi sekitar 100 meter di tengah lembah rimbun.
Untuk sampai ke dasar, pengunjung menuruni ratusan anak tangga, menyeberangi aliran sungai, lalu mendaki lagi saat pulang. Perjalanan menguras tenaga, tapi pemandangannya sepadan. Banyak wisatawan datang bersama pemandu desa setempat.
Lokasi: Desa Sekumpul, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.
Banyumala dikenal sebagai air terjun kembar di dataran tinggi Wanagiri. Dua aliran utamanya jatuh berdampingan, ditemani rembesan air kecil dari dinding tebing yang tertutup tanaman hijau.
Di bawahnya terbentuk kolam alami berwarna jernih yang jadi tempat favorit untuk berendam. Jalur menuju lokasi berupa jalan menurun di tengah hutan, jadi siapkan tenaga untuk mendaki saat kembali.
Lokasi: Dataran tinggi Wanagiri, Kabupaten Buleleng.
Dari delapan pilihan itu, Tegenungan dan Kanto Lampo paling ramah buat jadwal singkat, sementara Sekumpul dan Banyumala menuntut usaha lebih tapi memberi pemandangan yang sulit dilupakan.
Air terjun di B?
li mana yang paling dekat dengan Ubud? A: Air Terjun Tegenungan di Desa Kemenuh, Sukawati, Gianyar, menjadi pilihan paling praktis karena letaknya dekat Ubud dan Denpasar.
Air terjun m?
na di Bali utara yang sering jadi persinggahan wisatawan? A: Air Terjun Gitgit, yang letaknya di tepi jalan raya Singaraja–Bedugul dan sering disinggahi wisatawan yang melintas menuju Lovina.